Logo Sulselsatu

Danny Pomanto Siap Adopsi Penerapan Kabel Bawah Tanah Ala Singapura di Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 29 Maret 2024 16:44

Kunjungan Wali Kota Makassar Danny Pomanto bersama rombongan ke Singapura. Foto: Istimewa
Kunjungan Wali Kota Makassar Danny Pomanto bersama rombongan ke Singapura. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com – Pembangunan Ducting Sharing atau pemindahan kabel ke bawah tanah di Makassar segera terealisasi. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto baru saja usai mengunjungi Singapura untuk melihat penerapannya di sana.

Studi tiru dilakukan selama tiga hari, mulai 25-27 Maret 2024. Secara tidak langsung Ducting Sharing versi Singapura siap diadopsi di Makassar.

Wali Kota Makassar tidak sendiri, hadir juga pihak Otorita Ibu Kota Nusantara, Kementerian PPN/Bappenas hingga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Baca Juga : Danny Pomanto Harap Mahasiswa PTMAI Ambil Peran Wujudkan Indonesia Emas

Selama tiga hari, ada beberapa kunjungan langsung di lokasi Multi Utilities Tunnel. Pada 25 Maret, mengunjungi Common Services Tunnel (CST) di Marina Bay.

CST merupakan jaringan bawah tanah yang menampung dan mendistribusikan layanan utilitas listrik, air, telekomunikasi, pendingin distrik, dan drainase.

CST dirancang untuk kapasitas umur pemakaian sampai 150 tahun. Tunnel dibagi menjadi dua segmen yakni pipe tunnel dan cable tunnel. Memiliki tiga sensor yakni sensor oksigen, sensor karbon monoksida, dan sensor suhu.

Baca Juga : Firman Pagarra Berbagi Inovasi KTR di Forum The 3rd Mayor Meeting For Eastern Indonesia

Ketiga sensor ini berada di permukaan tanah berfungsi memberikan informasi kepada operator di control room ketika kondisi di dalam terowongan berada diambang bawah.

Mereka juga mengunjungi Marina Bay District Cooling System (DCS). Konsep dasar DCS sendiri adalah mengkonsolidasikan kapasitas pendinginan dalam satu lokasi sentral.

Kemudian didistribusikan ke sejumlah bangunan dalam kawasan yang sama. Hal ini berbeda dengan sistem pendinginan konvensional yang mana setiap bangunan memiliki sistem pendinginan sendiri-sendiri.

Baca Juga : Ketua TP PKK Kota Makassar Apresiasi Pihak di Kecamatan Makassar

DCS telah mencapai nol gangguan pasokan sejak tahun 2006. Hal ini menunjukkan bahwa DCS mampu memberikan pasokan energi pendinginan yang andal dan stabil bagi bangunan-bangunan di wilayah tersebut.

Pada hari kedua, 26 Maret 2024, delegasi mengunjungi Sembcorp Battery Storage. Merupakan entitas yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengoperasian sistem penyimpanan energi baterai di Singapura.

Teknologi ini memainkan peran kunci dalam menyediakan kapasitas penyimpanan yang diperlukan untuk mengintegrasikan sumber energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, ke dalam jaringan listrik negara.

Baca Juga : Pemkot Makassar Terima Tanah Hibah dari Warga untuk Dijadikan Jalan Umum

Fasilitas ini menyimpan energi listrik dalam bentuk baterai, yang dapat digunakan saat dibutuhkan untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan energi listrik.

Juga mengunjungi Tuas South Incineration Plant untuk belajar implementasi fasilitas waste to energy. Prinsip utamanya ialah proses pembakaran limbah pada suhu tinggi, yang menghasilkan panas yang kemudian digunakan untuk menghasilkan listrik melalui turbin uap atau untuk tujuan pemanasan.

Delegasi lalu belajar fasilitas pengolahan air. Fasilitas NEWater memanfaatkan proses teknologi yang kompleks, seperti reverse osmosis dan ultrafiltrasi, untuk menghilangkan kontaminan dan zat-zat berbahaya dari air limbah.

Baca Juga : PJ Sekda Pimpin Rakor Penguatan Perda KTR, Dimulai dari Lingkup OPD Pemkot Makassar

Konsep ini merupakan bagian penting dari strategi pengelolaan air di Singapura yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan air dalam menghadapi krisis air yang telah terjadi di masa lalu.

Pada hari terakhir Wali Kota Makassar secara khusus diberi kesempatan spesial untuk memberi pidato penutupan.

Bahwa Danny Pomanto sapaan akrabnya mengatakan kunjungan ini sejalan dengan rencana Pemkot Makassar melaksanakan proyek-proyek strategis seperti, Ducting Sharing, Solar Panel, WTE, dan Multi Utility Tunnel dan New City Center.

“Kunjungan ini merupakan kunjungan benchmarking dalam rangka rencana pembangunan proyek-proyek tersebut di Makassar,” kata Danny di sela-sela penutupan acara, Kamis, (28/3/2024).

Pada kesempatan yang sama, wali kota dua periode ini mengusulkan adanya koridor bisnis antara Singapura, Ibu Kota Nusantara dan Kota Makassar.

Dia menyebutnya sebagai Equator Corridor yang siap mengkoneksikan potensi bisnis antar ketiga pusat ekonomi di Asia ini.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel24 April 2024 17:34
Pemkab Gowa Gagas Pelayanan Publik Berbasis HAM
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali....
Pendidikan24 April 2024 16:51
Danny Pomanto Harap Mahasiswa PTMAI Ambil Peran Wujudkan Indonesia Emas
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendorong agar mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyah Indonesia (PTMAI) mengambil peran dalam mewujudka...
Pendidikan24 April 2024 16:36
Lepas 1000 Wisudawan Periode April, Ini Pesan Rektor UNM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Prof Husain Syam mengukuhkan 1000 wisudawan/wisudawati dalam sidang senat terbuka wisuda periode April 2024 di Pelata...
Video24 April 2024 16:12
VIDEO: Viral, Emak-emak Ini Ngamuk Maksa Minta Sedekah
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan emak-emak yang diduga pengemis ngamuk. Ia diduga meminta paksa sedekah ke warga. Kejadian ini terja...