Logo Sulselsatu

Pegadaian Kembali Ukir Kinerja Positif dengan Membukukan Laba Rp1,4 Triliun di Kuartal Pertama 2024

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 30 April 2024 16:29

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan. Foto: Istimewa.
Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Pegadaian mengukir kinerja positif pada periode tiga bulan pertama 2024. Tercatat pertumbuhan aset sebesar 14,3 persen yoy dari Rp76,1 triliun naik menjadi Rp87 triliun.

Kemudian Outstanding Loan (OSL) Gross tumbuh sebesar 17,0 persen yoy dari Rp61,2 triliun menjadi Rp71,6 triliun. Sementara itu, laba bersih tumbuh sebesar 33,2 persen dari Rp1 triliun menjadi Rp1,4 triliun.

Pertumbuhan kinerja perusahaan turut didorong oleh peningkatan jumlah nasabah Pegadaian sebesar 9,3 persen dari 22,4 juta nasabah di Maret 2023 menjadi 24,4 juta nasabah pada Maret 2024.

Baca Juga : Pegadaian Edukasi Investasi Emas Lewat Tring! Golden Run 2026

Selanjutnya, penyaluran pinjaman (omzet) pembiayaan tumbuh 10,7 persen dari Rp49,4 triliun naik menjadi Rp54,7 triliun.

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menyampaikan, pencapaian tersebut turut dihasilkan dari kinerja Holding Ultra Mikro.

“Kinerja memuaskan ini merupakan kado indah untuk Pegadaian yang telah genap berusia 123 Tahun. Selain transformasi yang dijalankan, konsistensi yang dilakukan, tentu pencapaian ini tidak luput dari holding BUMN Ultra Mikro yang berhasil mendorong bisnis pembiayaan mikro melalui produk gadai dan investasi lewat produk non-gadai. Bersama BRI dan PNM, Pegadaian berkomitmen untuk mengembangkan UMKM, salah satunya dengan menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah,” ujar Damar (25/4/2024).

Baca Juga : Konsisten Melayani UMKM, Ekosistem Holding Ultra Mikro Berhasil Salurkan Kredit Rp631,9 Triliun untuk 34,7 Juta Debitur

Pembiayaan KUR Syariah Pegadaian mencetak kinerja cemerlang sebesar 303,9 persen menjadi Rp2,9 triliun di kuartal pertama 2024 dari Rp710 miliar periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi rasio keuangan, Pegadaian dinilai semakin sehat dengan adanya penurunan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) dari 1,37 persen di kuartal pertama 2023 menjadi 1,24 persen periode sama 2024.

BOPO Pegadaian turut mengalami penurunan menjadi 62,74 persen dari 65,27 persen yoy.

Baca Juga : Pemerataan Ekonomi Nasional, Holding Ultra Mikro BRI Jangkau Jutaan Pelaku Usaha dan Nasabah Tabungan

Pegadaian juga senantiasa berusaha untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan tidak henti memberikan literasi terkait investasi, sebut saja produk Cicil Emas dan Tabungan Emas Pegadaian yang tahan inflasi.

Tidak hanya memfasilitasi pembiayaan produktif, namun pinjaman konsumtif seperti fitur baru Pembiayaan WIsata Religi, Multiguna Wisata hingga pembiayaan kendaraan listrik yang dapat dinikmati oleh seluruh Sahabat Pegadaian.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...