Logo Sulselsatu

Inspektorat Makassar Dorong Penguatan Masukan BPKP dalam Perencanaan Program 2027

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 04 Februari 2026 12:24

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Sekretaris Inspektorat Kota Makassar, Arfan Jusuf, menekankan pentingnya menindaklanjuti masukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam penyusunan program kerja perangkat daerah tahun 2027.

Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Perangkat Daerah Inspektorat Kota Makassar yang menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah.

“Forum ini merupakan momentum bagi OPD untuk mengakomodir masukan, baik dari narasumber maupun peserta, termasuk penanaman program kerja 2027,” ujar Arfan, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, BPKP sebagai pembina Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas pengawasan internal, termasuk pembinaan dan penguatan kapasitas Inspektorat.

Namun, Arfan menegaskan bahwa pengawasan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan OPD lain. Salah satunya terlihat pada penilaian maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

“Penilaian SPIP bukan hanya Inspektorat. Kelengkapan dan konsistensi dokumen sangat bergantung pada OPD. Jika dokumen tidak lengkap, proses review otomatis terhambat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, masih sering terjadi permohonan review yang hanya disertai surat tanpa dokumen pendukung. Padahal, review membutuhkan berbagai dokumen teknis, seperti DPA dan dokumen lainnya.

“Kadang sudah terlapor ke pimpinan bahwa review ada di Inspektorat, padahal dokumennya belum lengkap. Ini yang perlu dibenahi,” tegasnya.

Terkait keterbatasan auditor, Arfan menyebut persoalan utamanya bukan pada jumlah personel semata, melainkan tingginya beban penugasan. Saat ini, Inspektorat Kota Makassar memiliki 45 auditor binaan BPKP dan 9 PPUPD binaan Kemendagri.

“Satu auditor bisa memegang tiga sampai empat surat tugas sekaligus. Ditambah lagi penugasan mandatori dari kementerian, KPK, dan aduan masyarakat,” katanya.

Ia mengakui, kondisi tersebut membuat auditor kerap bekerja tanpa mengenal hari libur. Meski demikian, Inspektorat tetap berupaya menjalankan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) yang telah disusun.

“Tantangannya adalah menyeimbangkan kapasitas pengawasan dengan banyaknya penugasan, apalagi saat bantuan pusat mensyaratkan review APIP sebelum pencairan anggaran,” pungkas Arfan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News12 Februari 2026 21:59
Siswa dan Guru 15 Sekolah Binaan PT SJAM Kunjungi Pabrik Motor Yamaha di Karawang
Siswa dan guru dari 15 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mendapat kesempatan melihat langsung proses produksi sep...
Sulsel12 Februari 2026 21:37
Pelindo Regional 4 Tegaskan Keselamatan sebagai Prioritas Utama di Upacara Bulan K3 Nasional
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 berpartisipasi dalam Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 Tin...
Pendidikan12 Februari 2026 21:27
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Kalla Institute tanamkan nilai kebangsaan dengan pendekatan akademik dan kreatif kepada pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan Seminar Pancasila dan Kew...
Video12 Februari 2026 21:24
VIDEO: Wanita 41 Tahun Bakar Toko Emas di Makassar dengan Bom Molotov
SULSELSATU.com – Seorang wanita berinisial SU (41) ditangkap polisi usai membakar toko emas di Jalan Somba Opu, Makassar, menggunakan bom moloto...