Logo Sulselsatu

Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 05 Agustus 2026 18:54

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, KOLAKA – Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik respons tegas dari Pemerintah Kabupaten Kolaka.

Bupati Kolaka H. Amri mengingatkan, setiap perselisihan antara pengusaha lokal dan korporasi swasta di kawasan lingkar tambang Pomalaa harus diselesaikan melalui koridor hukum formal, bukan dengan aksi sepihak di lapangan.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul insiden pengadangan jalur hauling menggunakan truk roda 10 yang sempat mengganggu distribusi operasional industri di kawasan PT IPIP.

Baca Juga : PLN dan Polda Sulsel Sinergi Amankan Proyek Kelistrikan Strategis Nasional

Situasi di lapangan bahkan memaksa aparat kepolisian melepaskan tembakan peringatan ke udara guna mencegah terjadinya bentrokan fisik antarkelompok.

Menurut Bupati Amri, penyelesaian persoalan di kawasan industri Pomalaa pada dasarnya membutuhkan komunikasi yang baik serta kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Pemerintah daerah tidak ingin momentum pertumbuhan ekonomi Kolaka yang saat ini mencapai 5,96 persen terganggu oleh konflik yang mengabaikan aturan hukum.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Bersama BIN Sulsel Sinergi Dukung Keamanan Proyek Strategis Kelistrikan

“Saya kira ini hanya butuh komunikasi saja. Kita butuh komunikasi yang baik dan terus mendorong agar supaya pengusaha-pengusaha di Kolaka ini bisa terlibat aktif dengan adanya PSN ini,” ujar Bupati Amri saat mengikuti kunjungan Komisaris MIND ID yang juga Astamaops Polri Komjen Pol Fadil Imran di PSN Pomalaa, Selasa (4/8/2026).

Lebih lanjut, Bupati Amri menegaskan terdapat tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam menyikapi dinamika di jalur hauling tersebut.

Pertama, membangun simbiosis mutualisme. Pemerintah daerah menginginkan terciptanya kerja sama yang sehat dan inklusif, sehingga proyek strategis nasional dapat berjalan dengan baik sekaligus membuka ruang keterlibatan bagi pelaku usaha lokal.

Baca Juga : Dua Proyek Smelter HPAL PT Vale Prediksi Rampung 2027, Produksi Nikel Capai 180 Ribu Ton

“Hidup PSN-nya, hidup juga pengusaha-pengusaha yang ada di Kolaka,” tegasnya.

Kedua, mengutamakan legalitas formal. Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda akan terus mendorong penguatan kepastian hukum.

Setiap klaim atas hak lintasan maupun sengketa lahan harus dibuktikan melalui dokumen legal yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, bukan melalui tindakan intimidasi atau tekanan di lapangan.

Baca Juga : Konstruksi Capai 80 Persen, PT Vale IGP Morowali Tegaskan Kontribusi Ekonomi dan Keberlanjutan Daerah

Ketiga, mencegah konflik berulang. Menurutnya, penegakan hukum yang konsisten diperlukan untuk mengantisipasi terulangnya konflik yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan sekaligus mencoreng citra investasi Kabupaten Kolaka di mata investor.

Bupati Amri menegaskan, pemerintah daerah berkewajiban memberikan kemudahan birokrasi bagi para investor. Namun, iklim investasi yang kondusif juga harus diimbangi dengan kepatuhan seluruh pelaku usaha terhadap hukum yang berlaku.

Karena itu, pemerintah daerah mengimbau seluruh pihak yang bersengketa untuk kembali menempuh jalur dialog dan mediasi serta menghormati proses dan keputusan hukum demi menjaga stabilitas keamanan dan keberlangsungan investasi di Bumi Wonua Mekongga.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...
Bisnis05 Agustus 2026 17:27
Transformasi TelkomGroup Kini Tunjukkan Hasil, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun
Transformasi bisnis yang dijalankan TelkomGroup mulai menunjukkan hasil positif. PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatat pendapatan se...
Makassar05 Agustus 2026 17:14
Dubes Singapura Temui Wali Kota Makassar, Bahas Kolaborasi Pelatihan ASN hingga Masyarakat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima audiensi Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, di Rumah...