Logo Sulselsatu

Zulfikar Limolang Nilai Langkah Gubernur Sulsel Tambah Sumur Bor untuk Petani Sangat Tepat

Asrul
Asrul

Rabu, 16 September 2026 17:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Zulfikar Limolang, mengapresiasi penambahan alokasi anggaran pembangunan sumur bor dalam APBD Perubahan 2026.

Penambahan tersebut dinilai tepat di tengah kekeringan yang berdampak pada lahan pertanian di sejumlah daerah.

Apresiasi itu disampaikan Zulfikar usai rapat bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) Sulsel, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga : Pengawasan di Biringkanaya, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan Bagi Konstituen PKB

Politisi PKB itu menyebut jumlah titik sumur bor yang direncanakan meningkat dari 110 menjadi 185 titik.

“Sumur bor dari 110 titik menjadi 185 titik. Ada penambahan sekitar 75 titik,” kata Zulfikar.

Ia menjelaskan, pagu anggaran sumur bor naik dari sekitar Rp16,68 miliar menjadi Rp23,57 miliar. Dengan demikian, terdapat tambahan anggaran sekitar Rp5,9 miliar lebih pada APBD Perubahan 2026.

Baca Juga : Kadir Halid Ungkap Progres Stadion Sudiang dan Pembenahan Fasilitas CPI Makassar

Menurut Zulfikar, sumur bor menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi petani, terutama ketika kekeringan melanda persawahan.

Dia menyebut bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk sawah maupun kebun, tetapi lahan persawahan yang mengalami kekeringan menjadi prioritas.

“Ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Kekeringan melanda beberapa daerah, hampir semua daerah. Jadi memang sangat tepat langkah yang dilakukan oleh Pemprov,” ujarnya.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Zulfikar mengatakan, keluhan terkait kekurangan air juga kerap disampaikan masyarakat saat anggota Komisi B melaksanakan reses.

Selain sawah yang terdampak kekeringan, sumur bor dinilai dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian tadah hujan.

Zulfikar juga menambahkan, pergeseran anggaran dari sejumlah program bantuan bibit dilakukan setelah mempertimbangkan alokasi bantuan dari pemerintah pusat. Menurut penjelasan Dinas TPHBun dalam rapat, bantuan bibit dan kakao dari Kementerian Pertanian dinilai telah mencukupi kebutuhan lahan yang siap menerima bantuan.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

Zulfikar berharap penambahan titik sumur bor dapat memperluas akses air bagi petani dan membantu menjaga produktivitas pertanian selama musim kering. Ia menegaskan, dukungan terhadap ketersediaan air perlu menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dan aktivitas petani.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...