Logo Sulselsatu

Rektor UGM Puji Program Low Carbon City Danny Pomanto, Mengaku Ingin Berkunjung dan Belajar ke Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 15 Mei 2024 15:59

Danny Pomanto bersama Rektor UGM saling kerja sama perkuat potensi masing-masing. Foto: Istimewa.
Danny Pomanto bersama Rektor UGM saling kerja sama perkuat potensi masing-masing. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, YOGYAKARTA – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr Ova Emilia menyepakati kerja sama mewujudkan Kota Rendah Karbon di Indonesia.

Prof dr Ova Emilia mengatakan, pihaknya ingin belajar dari Kota Makassar untuk membangun kota yang rendah emisi karbon atau low city carbon.

“Setelah berdiskusi dengan pak wali kota ini luar biasa. Dari dalam hati saya ini ingin mengunjungi Kota Makassar untuk belajar,” kata Prof Ova pada sela-sela acara penandatanganan kerja sama dengan Pemkot Makassar di UGM, Selasa, (14/5/2024).

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Makassar karena bersedia membangun kemitraan untuk saling belajar.

Dia jelaskan upaya menurunkan emisi karbon dan hemat energi menjadi penting direplikasi dan jadi contoh.

Makanya, kata dia, UGM berharap bisa bersama memaksimalkan potensi yang dimiliki masing-masing mitra sehingga memberikan manfaat kepada semua pihak.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

Pasalnya, dampak perubahan iklim menjadi perhatian global dan terus menjadi penelitian.

“Isu mengenai kota rendah emisi karbon menjadi sangat penting. Tidak hanya di Asia Tenggara tetapi di seluruh dunia. Bahwa perubahan iklim benar-benar dirasakan,” ucapnya.

Kemitraan ini juga sebagai langkah membangun solusi komprehensif menghadapi tantangan pembangunan keberlanjutan.

Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal

“Inisiasi menurunkan emisi karbon ialah tanggung jawab kita semua. Tanpa inisiatif riil dan kekuatan dari bawah (masyarakat) maka akan sulit,” jelasnya.

Olehnya, dengan memimpin UGM dirinya bertekad menjadikan skala kampus mewujudkan kampus yang net zero karbon

Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengungkapkan dirinya dan masyarakat Makassar bangga karena bisa bekerjasama dengan kampus yang luar biasa.

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

Upaya kerja sama dan mewujudkan kota rendah karbon, kata Danny, tidak lain ini sebuah kolaborasi mengatasi persoalan dunia.

“Kita tidak hanya bicara tentang Makassar, Jogja, bukan juga Indonesia tetapi tentang dunia,” kata Danny dalam sambutannya.

Yang mana persoalan perubahan iklim, net zero carbon, suhu bumi dan lainnya iala komitmen globalis.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

Dia menekankan bahwa Pemkot Makassar memiliki komitmen kuat perihal lingkungan hidup. Terutama dalam peran global.

Salah satunya berperan dalam low carbon. “Insyaallah kolaborasi ini akan menambah keilmuan kita semua dalam menghadapi persoalan bersama,” tekannya.

Dengan MOU ini, lanjut dia, merupakan bagian dari komitmen agar berlanjut dan berkesinambungan kedepannya.

Menanggapi akan berkunjungnya Rektor UGM itu, Danny mengapresiasi dan mengaku Makassar tentu senang dan terbuka dalam kerja sama.

“Makassar tentu akan berbuat lebih baik lagi karena di situ ada UGM, ITB, Unhas teman-teman peneliti dari AS, Australia dan lainnya,” ujarnya.

Beberapa program penting Pemkot Makassar dalam menurunkan emisi karbon di Makassar seperti Program Lorong Wisata yang di dalamnya ada Urban Farming, menciptakan transportasi Co’mo dan mobil listrik ramah lingkungan.

Selain itu juga berencana mengadakan solar panel di sekolah-sekolah dan gedung instansi pemerintah di Makassar.

Sedangkan, beberapa poin penting dalam kerja sama ini yakni perihal, Riset dan teknologi, pemberdayaan pengembangan, penyediaan SDM melalui pendidikan dan penelitian, Implementasi hasil riset berbasis IPTEK dan Penerapan teknologi tepat guna.

Usai MoU Danny Pomanto juga didaulat menjadi pembicara pertama dalam Kuliah Publik bertemakan Pengembangan Kota Rendah Emisi Karbon di Indonesia.

Danny bersama pembicara kedua lainnya yakni, Dr. Eng. M. Donny Koerniawan dari ITB mengenai Perancangan Kota Berbasis Rendah Emisi Karbon untuk Indonesia.

Dan pembicara 3 Dr. Rachmawan Budiarto dari Pusat Studi Energi UGM dengan tema Energi terbarukan untuk kota rendah emisi karbon.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...