Logo Sulselsatu

Danny Pomanto Bersama 93 Wali Kota Dunia Bahas Isu dan Tantangan Keberlanjutan Perkotaan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 04 Juni 2024 15:31

Danny Pomanto sata hadir dalam acara Mayor Forum World Cities Summit (WCS) 2024 di Singapura. Foto: Istimewa.
Danny Pomanto sata hadir dalam acara Mayor Forum World Cities Summit (WCS) 2024 di Singapura. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, SINGAPURA – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kembali berbagi pengalaman di hadapan para pemimpin se-dunia dalam agenda Mayor Forum World Cities Summit (WCS) 2024 di Singapura, Senin, (3/6/2024).

Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto bersama 93 kota dunia yang diundang secara khusus di WCS melanjutkan diskusi mengenai isu dan tantangan perkotaan dengan tema besar Liveable and Sustainable Cities : “Rejuvenate, Reinvent and Reimagine”.

Para wali kota ini berbagi pengalaman dan praktek baik atas upaya-upaya memperbaiki kehidupan masyarakat kota secara terpadu dan inklusif.

Baca Juga : Danny Pomanto Minta ICMI Ambil Peran Cerdaskan Anak Bangsa di Tengah Krisis Moral

Danny Pomanto mengatakan Program Lorong Wisata-nya merupakan inovasi kota yang berhasil mengubah lingkungan lorong menjadi lebih berdaya.

“Lorong yang tadinya kumuh menjadi ruang-ruang tamu kota yang indah, hijau dan produktif,” kata Danny pada sela-sela acara.

Dia menjelaskan, Lorong Wisata (Longwis) memiliki cakupan yang lebih luas dan bukan sekadar destinasi wisata baru. Program ini pula sebagai salah satu upaya Pemkot Makassar memulihkan ekonomi berbasis masyarakat.

Baca Juga : Haul ke-354 Sultan Hasanuddin, PJ Sekda Kota Makassar: Momentum Pelestarian Nilai Budaya

“Longwis merupakan sebuah multi inovasi yang melibatkan masyarakat secara keseluruhan sehingga masyarakat diberdayakan dengan adanya kemandirian berwirausaha di lorong-lorong,” jelas Danny Pomanto.

Begitu pun dengan upaya Pemkot Makassar menuju low carbon city atau kota rendah karbon.

Makassar sendiri telah menjalankan program resilient dan low carbon city untuk menangani dampak perubahan iklim.

Baca Juga : Perpustakaan Umum Panakkukang Jadi Destinasi Baru di Longwis Budaya Paropo

Cita-cita kota rendah karbon ini, ujar Danny, harus berawal dari lorong-lorong juga.

“Persoalan emisi karbon ini intinya ialah perilaku manusia. Semua ini terjadi (emisi karbon) karena perilaku manusia,” ucapnya.

Olehnya itu yang harus dirubah. Makanya di Makassar, di lorong-lorong dibuat menjadi lorong wisata. Di dalamnya ada Public Engagement dan Protokol Sentuh Hati.

Baca Juga : DLH Mendapat Banyak Keluhan dari Masyarakat di SP4N Lapor Selama Mei 2024

Dengan berkembangnya sirkulasi ekonomi, membuat masyarakat berdaya dan mandiri serta menjadikan lingkungan hijau sehingga membantu menurunkan emisi karbon di udara.

Danny menambahkan pengalaman-pengalaman kota-kota di dunia ini penting sebagai bahan belajar kota-kota lain yang menghadapi isu serupa.

“Olehnya WCS menjadi ajang internasional yang sangat penting bagi kota,” harapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video12 Juni 2024 23:22
VIDEO: 50 Bangsal Pekerja Royal Sentraland Moncongloe Maros Terbakar
SULSELSATU.com – Bangsal pekerja di Perumahan Royal Sentraland, Moncongloe, Maros terbakar, Rabu (12/6/2024). Kejadian tersebut terjadi sekitar ...
Pendidikan12 Juni 2024 22:51
Ramah Tama FIP UNM, Rektor UNM: Hidup itu Untuk Memberi Kontribusi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar ramah tamah Wisuda periode Juni ...
Politik12 Juni 2024 22:21
Dinilai Bebas KKN, Milenial 445 Dukung Sudirman Sulaiman Maju Pilgub Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dukungan untuk Andi Sudirman Sulaiman maju pada pentas Pemilihan Gubernur (Pilgib) Sulsel mulai bermunculan, terbaru ...
Pendidikan12 Juni 2024 21:58
Danny Pomanto Minta ICMI Ambil Peran Cerdaskan Anak Bangsa di Tengah Krisis Moral
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengambil peran mencerdaskan anak bangsa di tengah krisis...