Logo Sulselsatu

Tingkatkan Kesejahteraan Lewat Pekarangan, TP PKK Kota Makassar Beri Edukasi di Kecamatan Wajo

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 06 Juni 2024 19:47

TP PKK Kota Makassar edukasi warga manfaatkan pekarangan meningkatkan kesejahteraan. Foto: Istimewa.
TP PKK Kota Makassar edukasi warga manfaatkan pekarangan meningkatkan kesejahteraan. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – TP PKK Kota Makassar terus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat dengan menggelar sosialisasi program Kampung Hatinya PKK di beberapa lorong binaan PKK.

Sosialisasi pada hari ketiga ini digelar di lorong binaan PKK di Kecamatan Wajo, pada Kamis (6/6/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Fraksi Nasdem Sebut Pemkot Makassar Gagal Kelola Keuangan Daerah

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh pengurus dan anggota TP PKK dari berbagai tingkatan mulai dari Kota Makassar, Kecamatan Wajo, hingga kelurahan se-Kecamatan Wajo.

Hadir pula Ketua Pokja III TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Suro Adhawati, dan Kepala Bidang Dinas Perikanan dan Kota Makassar, Takdir, yang bertindak sebagai narasumber.

Sekretaris TP PKK Kota Makassar Bonita Latief menjelaskan bahwa program Kampung Hatinya PKK merupakan program kerja Pokja III sebagai bagian dari upaya PKK untuk menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan mandiri pangan.

Baca Juga : Danny Pastikan Pandangan Fraksi APBD 2023 Jadi Fokus Pemkot Makassar

Kata dia, program Kampung Hatinya PKK ini tidak hanya berfokus pada penataan pekarangan yang produktif, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan.

“Di sini masyarakat diajarkan bahwa pekarangan itu dapat menjadi sumber ketahanan pangan keluarga. Meski kita di daerah perkotaan, kita masih dapat memanfaatkan pekarangan dengan menanam secara vertikal menggunakan teknik Tabulampot atau tanaman buah dalam pot,” jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tahapan membentuk rumah pangan, mulai dari jenis komoditi pangan Beragam Bergizi Seimbang Aman (B2SA), prinsip menu B2SA, hingga kriteria lokasi rumah pangan.

Baca Juga : Lepas Alumni TK DWP, Fadliah Firman Tekankan Pentingnya Program Jagai Anakta

Selain itu mereka juga dididik tentang budidaya ikan air tawar dengan sistem akuaponik.

Sosialisasi ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana warga dapat mengajukan pertanyaan seputar teknik bercocok tanam dan cara mengatasi masalah yang sering dihadapi dalam pemanfaatan pekarangan.

“Kami berharap melalui program Kampung Hatinya PKK ini, masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tandasnya.

Baca Juga : Danny Pomanto Akan Tampilkan Keindahan Kota Makassar di Hadapan 31 Negara

Sekadar diketahui, sosialisasi ini digelar selama 5 hari, mulai 4 sampai 8 Juni 2024, dan menyasar masyarakat di lorong-lorong binaan PKK.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News22 Juni 2024 23:17
Profesionalisme Pewarta Foto Jadi Tema Musda VI PFI Makassar
Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Makassar akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) VI pada Senin (24/6/2024) di Hotel Claro Makassar....
Politik22 Juni 2024 17:07
Semakin Intens Bertemu, Akankah Paket IA-MAKI Akan Bersanding di Pilkada 2024?
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kontestasi politik lima tahunan di Kabupaten Bantaeng semakin hari semakin memanas dan dinamis. Hingga saat ini, belu...
Politik22 Juni 2024 17:07
HPMT Gandeng Bawaslu Makassar dan KPID Sulsel Bahas Potensi Konflik Pilkada Serentak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyelenggaraan Pilkada serentak November 2024 mendatang diharapkan tidak menghadirkan konflik yang bisa membuat keut...
News22 Juni 2024 16:30
Masyarakat Apresiasi Komitmen Keberlanjutan PT Vale
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menanam pohon pada area rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 200 hektar (ha) di Bali....