Logo Sulselsatu

Indosat Business Kenalkan Teknologi Kecerdasan Buatan Mendukung Target Hulu Migas

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 03 Juli 2024 14:36

Indosat Business hadir dalam rapat kerja TI SKK Migas. Foto: Istimewa.
Indosat Business hadir dalam rapat kerja TI SKK Migas. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat Business bersama dengan anak perusahaannya Lintasarta, berpartisipasi dalam Rapat Kerja Teknologi Informasi (Raker TI) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang diadakan pada 12-14 Juni 2024 di Nusa Dua, Bali.

Acara tahunan yang mengangkat tema “Penerapan Artificial Intelligence (AI) dan Keamanan Infrastruktur Informasi Vital untuk Mendukung Pencapaian Target Hulu Migas” ini dihadiri oleh seluruh Perusahaan Migas dan sekitar 70 perusahaan KKKS Hulu Migas.

Indosat Business menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan sejumlah solusi dalam penerapan AI guna mendukung pencapaian target Hulu Migas di Indonesia.

Baca Juga : Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026

Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah mengatakan, pemanfaatan inovasi teknologi merupakan hal sangat penting untuk tetap menjadi terdepan di sektor minyak dan gas yang dinamis.

“Ajang ini merupakan momentum penting bagi Indosat Business untuk dapat memperkenalkan solusi kecerdasan buatan kepada para pelaku industri di sektor minyak dan gas. Indosat Business siap menjadi mitra teknologi untuk kemajuan sektor minyak dan gas yang lebih bersih, efisien, dan juga berdaya saing,” jelas Danny sapaannya.

Pada kesempatan itu juga, Indosat Business mendemonstrasikan beberapa solusi teknologi berbasis AI yang dimiliki.

Baca Juga : IM3 Platinum Plus Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB

Pertama adalah High Resolution Seismic through AI Technology untuk memfasilitasi metode eksplorasi berdasarkan pengukuran respon gelombang seismik (suara) beresolusi tinggi dengan teknologi AI.

Solusi ini dapat menjawab keterbatasan data seismik yang memiliki resolusi rendah. Dengan perencanaan yang matang di setiap sumur, teknologi ini juga dapat meningkatkan produksi hingga 10 persen.

Lalu, Connected Workers Through AI yang dapat menghubungkan para pekerja satu sama lain. Solusi ini dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas pekerja hingga 10 persen meningkatkan kualitas produksi, dan mengurangi kesalahan manual hingga 15 persen.

Baca Juga : Jaringan 5G Jangkau 14 Kecamatan Makassar, Indosat Kini Perluas Titik ke Gowa dan Maros

Solusi ini juga dapat memonitor kepatuhan keselamatan dan tingkat tanggap darurat pekerja.

Kemudian, Indosat Condition Based Monitoring and Predictive Maintenance, mengatasi kerusakan pemeliharaan peralatan kritis yang menyebabkan kerugian, sehingga mengurangi kerusakan pemeliharaan hingga 20 persen dan meningkatkan produktivitas sebesar 8 hingga 10 persen.

Ada juga Indosat AI Cloud: AI-based Legal Contract Analysis adalah solusi yang dapat mengulas kontrak hukum yang kompleks, risiko finansial yang tinggi, dan pertimbangan regulasi yang ekstensif.

Baca Juga : Kalla Institute dan IM3 Hadirkan Airena Belajar Dorong Literasi AI

Manfaat pengurangan biaya hingga 50 persen untuk pengeluaran penasihat hukum luar Menghemat waktu hingga 90 persen dalam peninjauan kontrak.

Selanjutnya, Indosat Intelligent Surveillance, solusi ini mengatasi kecelakaan tinggi yang terjadi pada sektor industry Minyak dan Gas.

Solusi ini dapat mengurangi 95 persen potensi cidera fatal, 90 persen pengurangan kebakaran dan ledakan, serta biaya yang 70 persen lebih efisien dibandingkan pemantauan secara manual.

Baca Juga : Indosat Kenalkan IM3 Istimewa di Makassar, Kuota Tidak Lagi Hangus Sampai 12 Bulan

Terakhir, adalah Lintasarta Cloudeka Deka GPU Infra, solusi ini siap untuk GPU, pusat data dengan kepadatan tinggi, Infrastruktur Cloud GPU di Indonesia, efisiensi biaya Capex dan Opex, dan model pembayaran yang fleksibel dan dapat diskalakan.

“Solusi Indosat Business dibuat dengan mempertimbangkan alokasi sumber daya terbaik, pengurangan dampak lingkungan, dan maksimalisasi hasil produksi. Tujuannya adalah membentuk kembali industri minyak dan gas dengan memanfaatkan teknologi AI agar lebih tangguh, mudah beradaptasi, dan berkelanjutan di masa depan. Hal ini sejalan dengan tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia,” tutup Danny.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News01 November 2026 20:04
ISKI Sulsel Siapkan Program Kerja, Perkuat Peran Sarjana Komunikasi di Berbagai Sektor
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan mematangkan program kerja kepengurusan pe...
OPD01 November 2026 20:02
Pengawasan di Biringkanaya, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan Bagi Konstituen PKB
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menyiapkan program KK Binaan untuk menjangkau masyarakat yang telah m...
Pendidikan01 November 2026 18:34
UPA Gelar Perdana Pemilihan Duta Kampus 2026, Aldyansyah dan Revina Putri Terpilih
SULSELSATU.com, GOWA – Universitas Patria Artha (UPA) menggelar pemilihan Duta Kampus 2026 di Pelataran Gedung Rektorat UPA, Sabtu (31/10) malam. Ke...
Ekonomi01 November 2026 15:57
Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Usung AI dan Triple Camera untuk Temani Aktivitas Anak Muda
SULSELSATU.com, JAKARTA – Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan Samsung Galaxy A18 di pasar Indonesia. Smartphone terbaru dari lini...