Logo Sulselsatu

Annar Salahuddin Ingatkan Semua Pihak Tak Seret To Manurung Dalam Politik

Redaksi
Redaksi

Minggu, 29 September 2024 20:22

Annar Sampetoding bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Ist
Annar Sampetoding bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Cucu Puang Sangalla’ Raja Toraja yang juga Ketua Yayasan To Manurung Annar Salahuddin Sampetoding (Puang Annar) geram setelah mendapat kabar bahwa ada organisasi yang mengatasnamakan To Manurung dan mendukung salah satu calon gubernur dalam Pilkada di Sulawesi Selatan.

Puang Annar menjelaskan To Manurung merupakan sebuah gelar sakral yang memiliki silsilah jelas hingga kepada semua keturunannya, seseorang tidak boleh mengklaim sebagai keturunan To Manurung bila tidak memiliki garis keturunan kerajaan di Sulawesi Selatan.

“Jangan memakai nama kalau tidak punya trah dari To Manurung nanti mabusung, saya ingatkan dan yayasan To Manurung didirikan oleh keturunan To Manurung langsung yaitu saya Annar Salahuddin Sampetoding keturunan Puang Sangalla Tana Toraja, almarhum Andi Maddusila Sombayya Ri Gowa dan Andi Maradang Datu Luwu,” tega Annar dalam keterangannya ke media, Minggu (29/9/2024).

Baca Juga : KPU Sulsel Gelar Pleno Penetapan Andalan Hati Sebagai Gubernur dan Wagub Terpilih

Politisi PKS ini melanjutkan, To Manurung di Indonesia hanya satu yakni keturunan langsung dari Puang Lakipadada Puang Sangalla, dimana dalam silsilah kerajaan jelas tercatat keturunan To Manurung di Sulawesi Selatan

“To Manurung cuma satu saya adalah cucu langsung dari Puang Lakipadada Puang Sangalla atau Karaeng Bayo yang menikah dengan karaeng Tata Lolo dan mempunyai putra 3 orang yaitu Puang Patta Lamerang Sombayya Raja Gowa, Puang Patta La Banta Puang Sangalla dan Puang Patta Labunga Payung Ri Luwu Datu Luwu,” tambahnya.

Terakhir Annar juga berpesan agar tidak mengaitkan keturunan raja di Sulsel dengan konstalasi politik yang saat ini tengah berlangsung.

Baca Juga : MK Tolak Gugatan Pilgub Sulsel, Jubir Andalan Hati Ajak Semua Pihak Bersatu

“Jangan bawa nama Tomanurung untuk mendukung calon kepala daerah tertentu, baik bupati atau pun gubernur, kecuali secara pribadi karena Trah Raja adalah milik semua rakyat Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Barat,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Raja Gowa Andi Kumala ijdo menegaskan bahwa hanya ada satu organisasi Tomanurung yang di ketuai oleh cucu Raja Toraja Annar Salahuddin Sampetoding, dan yayasan Tomanurung hanya bergerak dalam lingkup sosial budaya.

“Tidak boleh membawa nama Tomanurung karena hanya satu yayasan Tomanurung yang di pimpin oleh Puang Annar, kecuali atas nama pribadi silahkan saja mendukung tapi jangan bawa nama Tomanurung,” ungkap Andi Kumala Idjo.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...