Logo Sulselsatu

Pengusaha Makassar Kritik Kenaikan UMP 2024, Dinilai Terlalu Tinggi

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 13 Desember 2024 17:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pengupahan Unsur Pengusaha Makassar, Muh Isnaini, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan Apindo Makassar, mengkritisi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024 di Sulawesi Selatan yang dinilai terlalu tinggi.

Dengan kenaikan 6,5 persen, UMP Sulsel akan berada di angka Rp3.880.000. “Kenaikan ini sangat tinggi jika dibandingkan dengan provinsi di Jawa, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, yang rata-rata hanya naik 2,1 persen, tertinggi 2,3 persen di Jatim. Kita berada jauh di atas mereka, sekitar 68 persen lebih tinggi,” ujarnya, Jumat (13/12/2024).

Menurut Isnaini, perbedaan signifikan ini dapat memicu risiko capital flight atau perpindahan investasi dan perusahaan dari Makassar ke wilayah lain yang menawarkan biaya tenaga kerja lebih rendah.

Baca Juga : Meski Tidak Naik, UMP Sulsel Merupakan Salah Satu yang Tertinggi di Indonesia

Ia menyebutkan bahwa kenaikan UMP yang tinggi berpotensi membuat perusahaan gulung tikar atau relokasi. “Kalau perusahaan terus merugi, kemungkinan tutup makin besar. Desember nanti, sudah ada perusahaan yang akan tutup,” tambahnya.

Isnaini juga mengingatkan bahwa UMP hanya merupakan batas minimum pengupahan untuk level bawah.

Ia mendorong serikat pekerja untuk lebih fokus memperjuangkan struktur dan skala upah yang lebih adil bagi pekerja dari berbagai jenjang.

Mengenai penerapan upah sektoral, Isnaini menyebutkan bahwa hingga saat ini Makassar belum memiliki regulasi yang jelas terkait hal tersebut.

“Saya akan pelajari dulu. Selama saya di Dewan Pengupahan, belum pernah ada sektor yang menerapkan itu. Kalau bisa, kita tidak perlu upah sektoral,” tegasnya.

Meski mengkritik, Isnaini mengaku menerima keputusan kenaikan UMP tersebut, karena sudah ditetapkan pemerintah.

Namun, ia berharap semua pihak, termasuk serikat pekerja, mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan dunia usaha dan daya tarik investasi di Makassar. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...