Logo Sulselsatu

Anggaran DBH Rp1,9 Triliun Siap Dibayarkan, DPRD Sulsel Harap Tidak Dialihkan Lagi

Asrul
Asrul

Senin, 13 Januari 2025 18:20

Politisi PPP Salman Alfariz Sukardi. Ist
Politisi PPP Salman Alfariz Sukardi. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua Komisi C DPRD Sulawesi Selatan, Fadel Muhammad Tauphan Ansar, mengungkapkan keprihatinannya terhadap utang Dana Bagi Hasil (DBH) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mencapai Rp972 miliar untuk tahun 2024 dan 2025.

Fadel menyatakan bahwa utang tersebut berlaku untuk 24 kabupaten/kota di Sulsel.

“Kalau total utang DBH, saya juga agak miris melihatnya, Rp972 miliar. Itu untuk 24 kabupaten,” ujar Fadel usai menggelar Rapat Kerja dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemprov Sulsel, Senin (13/1/2025).

Baca Juga : Pengawasan di Biringkanaya, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan Bagi Konstituen PKB

Menurut Fadel, hingga saat ini Pemprov Sulsel baru membayar utang DBH kepada empat daerah, yaitu Takalar, Pinrang, Sidrap, dan Luwu Utara. Sementara 20 daerah lainnya, rencananya akan menerima pembayaran tahun ini.

Fadel menyebutkan bahwa tunggakan DBH ini terjadi karena Pemprov Sulsel mengalihkan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

“Karena memang permasalahan DBH tahun 2024, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan fokus di Pilkada, jadi prioritaskan Pilkada. Jadi untuk DBH ditunda sementara,” jelasnya.

Baca Juga : Kadir Halid Ungkap Progres Stadion Sudiang dan Pembenahan Fasilitas CPI Makassar

Fadel menegaskan bahwa Komisi C DPRD Sulsel akan terus berusaha untuk menyelesaikan utang DBH ini dengan cepat. Ia menyebutkan, daerah-daerah kabupaten/kota di Sulsel sering kali mengeluhkan keterlambatan pembayaran tersebut.

Terpisah, Kepala BKAD Sulsel, Salehuddin, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk pembayaran DBH dalam APBD Pokok 2025, dengan total Rp1,9 triliun. Anggaran ini mencakup pembayaran utang DBH untuk tahun 2024 dan 2025.

“Utang DBH Rp1,9 triliun anggaran tahun ini dan anggaran kurang salur tahun sebelumnya, 2024. Tahun ini diharapkan rampung,” ujar Salehuddin.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel, Salman Alfariz Karsa Sukardi, berharap agar anggaran Rp1,9 triliun untuk pembayaran DBH tidak dialihkan lagi.

Politisi muda PPP ini menekankan bahwa anggaran tersebut sudah disetujui untuk menyelesaikan masalah DBH yang telah menumpuk.

“APBD 2025 yang sudah disetujui 1,9 triliun untuk DBH, saya berharap tidak lagi dialihkan,” tandas Salman.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...