Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkumham Sulsel Teliti Regulasi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Asrul
Asrul

Rabu, 23 April 2025 17:22

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) tengah mengkaji sejumlah regulasi daerah terkait pengelolaan lahan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Melalui Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Kanwil memulai analisis dan evaluasi produk hukum daerah (AEPHD) tahun 2025 dengan fokus tema “Pengelolaan Lahan”, mengingat Sulsel merupakan salah satu lumbung pangan nasional.

Kepala Divisi P3H, Heny Widyawati, menjelaskan bahwa keberlangsungan lahan pertanian menghadapi tantangan serius, sehingga penting memastikan regulasi daerah benar-benar efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

“Ada enam perda yang kami analisis, dari tingkat provinsi hingga kabupaten, semua berkaitan dengan perlindungan lahan pertanian berkelanjutan. Kami menggunakan metode enam dimensi yang mencakup aspek ideologis, teknis, dan implementatif,” ujar Heny.

Peraturan yang dianalisis antara lain berasal dari Provinsi Sulsel, serta kabupaten Sidrap, Bulukumba, Pangkep, Gowa, dan Wajo. Evaluasi mencakup aspek seperti kesesuaian dengan Pancasila, harmonisasi dengan peraturan lain, hingga efektivitas pelaksanaan di lapangan.

Kegiatan ini turut didukung Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Dwi Agustine dari BPHN menyatakan kesiapan mendukung Kanwil Sulsel, termasuk dalam pemanfaatan aplikasi “evadata” untuk analisis berbasis data.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

“Kami akan mendampingi dalam proses teknis maupun substansi. Teknologi adalah alat penting untuk memastikan hasil evaluasi lebih presisi dan berdampak nyata,” kata Dwi.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel, Andi Basmal, menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045 dan mendukung misi Asta Cita yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Analisis ini bagian dari kontribusi nyata untuk menciptakan kebijakan daerah yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” ujar Basmal.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Proses analisis melibatkan berbagai pihak, mulai dari jajaran Kemenkumham, Biro Hukum Pemprov Sulsel, Dinas Pertanian, akademisi, hingga stakeholder terkait lainnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News30 Oktober 2026 14:38
Hadapi El Nino, LAZ Hadji Kalla Bantu Petani Kembangkan Usaha Alternatif
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla mendorong petani di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengembangkan sumber penghasilan alternatif untuk ...
Metropolitan30 Oktober 2026 14:30
Petugas Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla di Toraja Utara
SULSELSATU.com, TORAJA – Seorang petugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Toraja Utara, Padayya (45) meninggal dunia. Ia menge...
Sulsel30 Oktober 2026 14:23
Gaji ASN Parepare Terancam Molor
SULSELSATU.com, PAREPARE – Kabar buruk meninmpa Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Parepare. Gaji dan Tambahan Penghasilan Pega...
Politik30 Oktober 2026 14:17
Berebut Ketua Golkar Jeneponto dan Pinrang, Siapa Paling Berpeluang?
SUSELSATU.com, MAKASSAR – Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar disejumlah kabupaten di Sulsel mulai hangat diperbincangkan. Di Kabupaten J...