Logo Sulselsatu

Unhas Perkuat Dukungan bagi Peserta Disabilitas di UTBK, Hadirkan Pendampingan dan Fasilitas Khusus

Asrul
Asrul

Senin, 28 April 2025 22:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menunjukkan komitmen kuat terhadap inklusivitas dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025.

Dari total 21.813 peserta yang memilih Unhas sebagai lokasi ujian, tercatat 16 peserta disabilitas yang mendapatkan layanan khusus selama pelaksanaan ujian yang berlangsung dari 23 April hingga 3 Mei 2025.

Kepala Pusat Disabilitas (PUSDIS) Unhas, Ishak Salim, menyatakan bahwa tahun ini merupakan kali pertama Unhas secara resmi menyiapkan fasilitas aksesibel penuh untuk peserta disabilitas.

Baca Juga : Unhas Tembus Top 1.000 QS WUR 2026, Prof Sumbangan: Peringkat Global Harus Diiringi Manfaat Nyata

Fasilitas tersebut meliputi laboratorium komputer di Fakultas Hukum dengan aksesibilitas tinggi, komputer bersuara untuk peserta low vision, serta pendamping mobilitas dan penerjemah isyarat untuk peserta Tuli.

“Komitmen kami tidak hanya dalam penyediaan sarana akademik, tetapi juga dalam memastikan kesiapan mental peserta. Namun, masih ada tantangan, seperti aturan pusat yang mewajibkan peserta melepas alat bantu dengar saat ujian, yang jelas belum sepenuhnya memperhitungkan hak disabilitas,” kata Ishak, Senin (28/4/2025).

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 10 peserta Tuli, satu peserta low vision, dan lima peserta disabilitas fisik mengikuti ujian dengan jadwal tersebar selama 10 hari.

Baca Juga : Orasi Ilmiah di Milad Unismuh ke-62, Rektor Unhas Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Inovasi dan Nilai Islam

Selain menyiapkan fasilitas, PUSDIS Unhas juga mengadakan pelatihan intensif, termasuk penggunaan perangkat lunak pembaca layar NVDA untuk peserta low vision, serta pembimbingan khusus yang melibatkan mahasiswa disabilitas dari Unhas.

Meski persiapan dilakukan maksimal, kendala tetap muncul, terutama dalam pendataan awal. Beberapa peserta tidak mencantumkan status disabilitas saat pendaftaran, menyebabkan ketidakterdeteksian kebutuhan khusus mereka. Namun, relawan dari PUSDIS tetap sigap memberikan pendampingan selama pelaksanaan ujian.

Selain jalur UTBK-SNBT, Unhas tahun ini kembali membuka Jalur Afirmasi Disabilitas, menyediakan kuota untuk 10 mahasiswa disabilitas, sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi kelompok rentan.

Baca Juga : Unhas Gelar Kuliah Umum Bersama Menteri Bappenas Bahas Arah Pembangunan Nasional 2025–2045

“Kami tidak hanya ingin memenuhi kuota afirmasi, tetapi juga memastikan mahasiswa disabilitas dapat berkembang dan berdaya di lingkungan kampus,” tegas Ishak.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan13 Agustus 2026 13:17
Makassar Marketing Festival 2026 di Kalla Institute Soroti Peran AI
Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diperkirakan semakin mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja....
Ekonomi13 Agustus 2026 13:01
Samsung Hadirkan Galaxy Tab S10 FE Series dan Galaxy Tab S10 Lite, Pilihan Tablet untuk Beragam Gaya Hidup
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Samsung Electronics Indonesia menghadirkan dua pilihan tablet yang menyasar kebutuhan pengguna dengan aktivitas berbeda, ...
Makassar13 Agustus 2026 12:42
Di Bawah Plt Direksi, Kinerja dan Efisiensi PDAM Makassar Dorong Laba Lampaui Targe
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, laba...
News13 Agustus 2026 11:21
PLTM Salu Noling 2×5 MW Kantongi SLO, Siap Menuju Operasi Komersial
Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 2x5 Megawatt (MW) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, resmi mengantongi Sertifika...