Logo Sulselsatu

Rektor UNM: Wisuda PPG Bukan Sekadar Gelar, tapi Komitmen Menjadi Guru Profesional

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 21 Mei 2025 13:56

Screenshot
Screenshot

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mengukuhkan ribuan lulusan melalui prosesi Wisuda dan Sumpah Profesi Guru Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025 yang digelar khidmat di Pelataran Menara Pinisi UNM, Rabu (21/5/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UNM, Prof. Karya Jayadi, para wakil rektor, dekan, serta tamu undangan, dengan ribuan wisudawan yang datang dari seluruh penjuru Indonesia.

Wisuda ini diikuti sekitar 12.000 peserta baik secara langsung di lokasi maupun daring dari berbagai daerah.

Sementara, untuk lulusan terbaik diantaranya;

1. Muhammad Agung Bahri Saputra, S.Pd., M.Pd. – Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dengan IPK 3,86 (Makassar)

2. Nasrawati, S.Pd., M.Pd. – Sosiologi, IPK 3,85 (Toli-Toli, Sulawesi Tengah)

3. Husniyah Jafar, S.Pd.– Akuntansi dan Keuangan Lembaga, IPK 3,84 (Pinrang, Sulawesi Selatan)

Dalam sambutannya, Prof. Karya Jayadi menyampaikan bahwa momen wisuda ini bukan hanya seremoni kelulusan, tetapi perwujudan dari tanggung jawab dan komitmen sebagai pendidik profesional di Indonesia.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan kelulusan, tapi juga merayakan komitmen nasional untuk mencetak guru-guru hebat, profesional, dan berjiwa penggerak,”ungkap Prof. Karya.

Ia menjelaskan, pemerintah melalui program PPG menargetkan penyelesaian sertifikasi guru dalam waktu tiga tahun. Oleh karena itu, kehadiran 12.290 lulusan dalam wisuda ini menjadi indikator kuat bahwa Indonesia tengah bergerak menuju peningkatan kualitas pendidikan secara sistemik.

“Angka 12.290 itu bukan sekadar statistik. Mereka adalah agen perubahan pendidikan. Tapi yang akan menentukan kualitas bukan hanya kampus, bukan hanya dosen. Itu berasal dari dalam hati dan jiwa Anda sendiri,” tegasnya.

Prof. Karya juga mengingatkan bahwa tantangan sebagai guru profesional bukan hanya di ruang kelas, melainkan juga dalam komunikasi, manajemen, dan kolaborasi sosial.

“Guru hari ini harus mampu menjadi manajer, komunikator, dan pemimpin perubahan. Tidak cukup hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi,”katanya.

Prof. Karya menegaskan kembali bahwa wisuda ini adalah awal dari pengabdian nyata.

“Mari jadikan gelar profesional yang Anda sandang bukan hanya simbol, tetapi tanggung jawab moral untuk mendidik generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,”tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...