Logo Sulselsatu

Prabowo Beberkan Belanda Rampas Kekayaan Indonesia USD31 Triliun

Asrul
Asrul

Rabu, 11 Juni 2025 17:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan temuan mengejutkan terkait besarnya kekayaan yang dirampas Belanda selama masa penjajahan di Indonesia. Berdasarkan hasil riset terbaru, nilai kerugian tersebut ditaksir mencapai USD31 triliun jika dihitung dengan nilai saat ini.

“Beberapa minggu lalu muncul sebuah riset yang menyatakan selama penjajahan, Belanda telah mengambil kekayaan Indonesia senilai USD31 triliun,” ujar Prabowo saat membuka pameran Indo Defence di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Prabowo membandingkan angka fantastis itu dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Dengan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang berkisar USD1,5 triliun, artinya kekayaan yang dirampas penjajah Belanda setara dengan 18 kali lipat PDB nasional.

Baca Juga : Kejar Kualitas Global, Prabowo Ingin Dirikan 10 Universitas Berstandar Internasional

“Itu berarti kurang lebih sama dengan 140 tahun anggaran negara kita,” lanjutnya.

Presiden menegaskan, fakta sejarah ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh bangsa Indonesia untuk menjaga kedaulatan serta kekayaan bangsa. Ia mengingatkan agar Indonesia tidak lagi menjadi korban penindasan atau eksploitasi pihak asing.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung watak ramah masyarakat Indonesia yang di masa lampau dimanfaatkan oleh bangsa penjajah.

Baca Juga : Kunjungan Kenegaraan ke Inggris, Presiden Prabowo Bahas Ekonomi hingga Pelestarian Alam

“Kita sangat menghormati tamu, sampai-sampai ada tamu yang ratusan tahun tidak mau pergi dari Indonesia. Akhirnya kita terpaksa harus bertempur,” ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai dan tidak akan memulai peperangan, kecuali jika terpaksa demi mempertahankan kedaulatan negara.

“Kita punya ajaran dari nenek moyang: lebih baik mati daripada dijajah kembali,” tegasnya.

Baca Juga : Kinerja Moncer, Amran dan Purbaya Puncaki Daftar Kepuasan Publik di Kabinet Prabowo

Di akhir pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa Indonesia saat ini merupakan bangsa yang merdeka dan berdaulat sepenuhnya. Ia juga menyatakan komitmen Indonesia untuk tetap menjalin kerja sama dengan semua negara dengan tetap menjaga kehormatan dan kemandirian bangsa.

“Kita akan hormati semua negara, kita akan bekerja sama, tapi kita tetap harus memberi contoh kepada semua bangsa,” pungkas Prabowo.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....