Logo Sulselsatu

Pemkot Makassar Siapkan Liposos untuk Atasi Anjal dan Manusia Silver

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 24 Juni 2025 15:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial akan menyiapkan Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) bagi anak jalanan (anjal), gelandangan, pengemis (gepeng), dan manusia silver.

Langkah ini diambil Dinsos dikarenakan pola lama lepas-tangkap yang terbukti tidak efektif untuk menangani masalah sosial yang selama ini meresahkan masyarakat.

Kepala Dinas Sosial (Dissos) Kota Makassar, Andi Bukti Djufri, mengungkapkan, langkah ini juga diiringi dengan pembentukan tim lintas OPD dan strategi edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi memberi uang di jalanan, yang selama ini justru memperpanjang masalah.

“Kami harapakan pentingnya kolaborasi dan penegasan tupoksi antarinstansi untuk mewujudkan penanganan sosial yang lebih efektif penertiban,” jelasnya, Selasa (24/6/2025).

Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan sejumlah persoalan sosial krusial di kota ini. Salah satu fokus utama adalah penanganan anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng), serta manusia silver yang marak di berbagai sudut kota.

“Setelah diberi amanah oleh Bapak Wali Kota, kami langsung memetakan persoalan krusial yang dikeluhkan masyarakat,” katanya.

“Masalah anjal, gepeng, dan manusia silver menjadi prioritas utama kami cari solusinya,” tambah Andi Bukti.

Langkah pertama yang akan dilakukan, adalah rapat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) KotaMakassar, Andi Zulkifly Nanda.

Tujuannya untuk menyinkronkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing instansi agar penanganan lebih efektif.

Ia menilai, selama ini banyak yang salah kaprah. Misalnya Dissos dianggap lamban mengambil anjal di jalan, padahal itu tugas Satpol PP sebagai penegak Perda.

“Sehingga kedepan nanti, tugas kami melakukan pembinaan setelah mereka diamankan. Ini yang harus diluruskan agar tidak ada lagi salah paham,” jelasnya.

Dengan sejumlah langkah tersebut, ia berharap Kota Makassar bisa lebih tertib, manusiawi, dan masyarakatnya turut terlibat dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan tertib.

Tak hanya itu, Andi Bukti juga menyampaikan bahwa ketiadaan fasilitas pembinaan yang memadai. Selama ini, anak jalanan yang tertangkap hanya ditampung sementara, kemudian dikembalikan ke orang tua, dan esok harinya kembali turun ke jalan.

Padahal, menurutnya, perlu ada fasilitas layaknya Pondok Sosial (Liposos) seperti di Surabaya, yang bisa menjadi tempat pelatihan keterampilan bagi anjal sebelum dilepas kembali ke masyarakat.

“Kita sudah siapkan langkah awal. Wali Kota sudah menyiapkan tempat sementara di Barombong yang akan disewa selama satu tahun,” terangnya.

“Lahan seluas lebih dari 1.000 meter persegi ini sudah memiliki bangunan representatif dan fasilitas dasar, termasuk tempat tidur dan arena olahraga,” ungkapnya, melanjutkan.

Untuk memperkuat penanganan, Dinas Sosial juga akan membentuk tim gabungan lintas instansi bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI/Polri, hingga tokoh masyarakat.

Salah satu strategi yang akan diterapkan adalah edukasi masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada manusia silver dan pengemis di jalan.

Di titik-titik lampu merah, pihaknya akan siagakan anggota dan membentangkan spanduk berisi ajakan agar masyarakat tidak memberi.

“Sosialisasi juga kami lakukan lewat media sosial dan media lainnya. Karena memberi di jalan justru memperpanjang masalah,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...