Logo Sulselsatu

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Rudianto Lallo; Landasan Yuridis Pendidikan Nasional

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 30 Juni 2025 22:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI Rudianto Lallo menegaskan bahwa arah sistem pendidikan nasional harus berjalan di atas landasan konstitusional yang kuat.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar dan Ketua Forum Dewan Pendidikan Nasional menyebut Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi yuridis yang wajib dijadikan pijakan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan nasional.

Hal itu disampaikan Rudianto saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bertema “Relevansi Pendidikan dan Penegakan Hukum Berbasis Empat Pilar Kebangsaan” pada Senin, (30/06/2025), di Rumah Aspirasi Anak Rakyat, Jalan AP Pettarani No. 5 C, Makassar.

“Pendidikan kita harus tetap on the track, berada di jalur konstitusionalisme. Undang-Undang yang mengatur kebijakan pendidikan tidak bisa dipisahkan dari Empat Pilar Kebangsaan,” ujar Rudianto.

RL akronim nama Rudianto Lallo menjelaskan, pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses komunikasi yang melibatkan banyak unsur sosial. Tujuannya adalah meningkatkan mutu dan kualitas kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Dalam paparannya, Rudianto menjelaskan bahwa sistem pendidikan di Indonesia disusun berdasarkan cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam UUD 1945. Landasan hukum formalnya adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Kedudukan pendidikan kita telah diatur dalam norma-norma hukum yang sah, berpijak pada UUD 1945, yang menjadi dasar hukum tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti keterkaitan antara pendidikan dan hukum. Menurutnya, keduanya saling mendukung sebagai alat rekayasa sosial (social engineering), yaitu fungsi yang mampu mengubah pola pikir, perilaku, serta nilai-nilai masyarakat secara berkelanjutan.

“Pendidikan dan hukum itu satu kesatuan. Bila keduanya berbasis pada nilai-nilai Empat Pilar, maka pembangunan karakter bangsa bisa berlangsung secara utuh,” tegas Rudianto.

Rudianto berharap, semangat kebangsaan tidak hanya dipahami di level konsep, tetapi juga diimplementasikan nyata dalam dunia pendidikan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...