Logo Sulselsatu

Diduga Sewa Fasum Ilegal, 30 Lapak PKL di Jalan Nikel Dibongkar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 02 Juli 2025 18:33

Camat Panakkukang Ari Fadli. Foto: Andi Baso Mappanyompa / Sulselsatu.com.
Camat Panakkukang Ari Fadli. Foto: Andi Baso Mappanyompa / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekitar 30 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum (fasum) di Jalan Nikel, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar ditertibkan oleh Pemerintah Kota Makassar. Penertiban ini melibatkan Satpol PP, Satgas Kebersihan, aparat kelurahan, dan unsur TNI-Polri.

Camat Panakkukang Ari Fadli menyatakan, penertiban dilakukan sebagai bagian dari penataan ruang dan pemulihan fungsi lahan publik.

Ia menegaskan bahwa area tersebut merupakan fasum milik Pemkot Makassar yang seharusnya bebas dari aktivitas komersial.

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

“Selama beberapa tahun terakhir, lokasi itu dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima, padahal statusnya adalah fasum milik Pemkot,” kata Ari, Rabu (2/7/2025).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya dugaan praktik penyewaan ilegal oleh pihak yang tidak berwenang kepada para PKL.

“Disinyalir ada oknum yang menyewakan lapak secara tidak resmi. Kami ingin memastikan bahwa pihak kelurahan maupun kecamatan tidak pernah menyewakan tempat tersebut,” tegasnya.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

Ari menyebut, pembongkaran dilakukan sebagai bentuk penegasan bahwa fasilitas umum tidak boleh dijadikan sumber sewa menyewa demi kepentingan pribadi.

“Karena itu, pembongkaran dilakukan sebagai bentuk penegasan kepada masyarakat bahwa tidak ada kewenangan dari kelurahan atau kecamatan dalam penyewaan lokasi fasum ini,” jelasnya.

Selain melanggar fungsi lahan, keberadaan lapak juga menghambat fungsi saluran drainase penghubung di Jalan Petarani, yang berisiko memperburuk banjir saat musim hujan.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Makassar dan ITB Nobel Diharapkan Lahirkan Inovasi Daerah

“Meski Jalan Petarani sudah dibersihkan, jika saluran penghubungnya tetap tersumbat, maka fungsi drainase tidak maksimal. Sementara di lokasi tersebut, banyak PKL yang mendirikan lapak di atas got,” ungkap Ari.

Penertiban berlangsung tertib tanpa konflik, berkat pendekatan persuasif yang telah dilakukan sejak sebulan sebelumnya. Beberapa pedagang bahkan memilih membongkar lapaknya secara sukarela.

“Kami sudah lakukan pendekatan sejak jauh hari. Bahkan, sejumlah pedagang membongkar sendiri lapaknya secara sukarela,” katanya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel

Setelah pembongkaran, area juga disterilkan dari benda-benda berbahaya untuk menjamin keamanan lingkungan.

“Proses sterilisasi juga kami lakukan agar area aman dari benda-benda berbahaya seperti paku sebelum Satgas melakukan pembersihan,” tambahnya.

Penertiban ini menjadi bagian dari program strategis Pemkot Makassar untuk menciptakan ruang kota yang tertib dan mendukung fungsi lingkungan secara optimal.

Baca Juga : PSBM XXVI 2026 di Makassar Dongkrak Perputaran Ekonomi

“Ini menjadi bagian dari agenda strategis Pemkot dalam menciptakan ruang kota yang tertib, aman, serta mendukung fungsi lingkungan secara optimal,” pungkas Ari.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...
News01 Mei 2026 20:49
PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jan...
Hukum01 Mei 2026 20:48
Berulah Lagi, Geng Motor Keroyok Remaja Lagi Nongkrong di Pantai Losari Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda yang tengah bersantai di kawasan Pantai Losari, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi korban penganiayaan...