SULSELSATU.com MAKASSAR – Badan Pemberdayaan masyarakat (BPM) mengalokasikan anggaran sebesar Rp900 juta untuk mendukung pelaksanaan pemilihan ketua RT dan RW di seluruh kecamatan yang ada di Kota Makassar.
“Anggaran sosialisasi itu, kalau tidak salah, sekitar Rp900 juta untuk keseluruhan kecamatan di Kota Makassar. Tapi kami belum tahu berapa alokasi pastinya untuk Kecamatan Ujung Pandang. Nanti akan turun di perubahan anggaran,” ungkap Andi Husni, Minggu (7/7/2025).
Menurutnya, persiapan pelaksanaan pemilihan RT/RW saat ini tinggal menunggu petunjuk teknis (juknis) dari BPN. Begitu juknis diterbitkan, pihak kecamatan akan segera melakukan sosialisasi ke masyarakat.
“Sosialisasi ini penting, karena akan menjelaskan prosedur pemilihan, persyaratan calon, hingga siapa saja yang berhak mencalonkan diri. Termasuk teknis pelaksanaannya nanti di lapangan,” jelasnya.
Andi Husni juga menekankan pentingnya kualitas para calon RT dan RW yang akan dipilih nantinya.
“Kami harapkan yang mencalonkan diri betul-betul punya kepedulian dan perhatian kepada masyarakat. Bukan karena titipan atau sekadar dituakan, tapi karena kualitas dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia mendorong para calon untuk mulai aktif bersosialisasi dan membangun hubungan baik dengan warga, misalnya dengan terlibat dalam kegiatan kerja bakti atau pelayanan masyarakat.
Kecamatan Ujung Pandang sendiri memiliki 139 RT dan 37 RW. Seluruh posisi Penjabat (Pj) RT dan RW saat ini sudah terisi dan nama-namanya telah dikirimkan ke BPN.
Sementara itu, terkait tempat pemungutan suara (TPS), Andi Husni mengatakan belum ada anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan TPS, karena masih menunggu struktur panitia dan finalisasi anggaran.
“Rencananya nanti ada tiga jenis panitia: panitia penyelenggara, panitia pelaksana di tingkat keluarga, dan KPPS. Untuk KPPS, panitianya adalah Pj RT dan RW. Tapi jumlah TPS dan teknis lainnya belum kami bicarakan lebih lanjut karena bergantung pada anggaran,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar