SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang menyatakan bahwa persiapan pelaksanaan pemilihan ketua RT dan RW di wilayahnya kini tinggal menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM).
Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Ujung Pandang, Andi Husni, dalam keterangannya kepada wartawan Sulselsatu.com, Senin (7/7/2025).
“Sebenarnya persiapan RTRW kita tinggal menunggu juknisnya dari BPM. Ini sementara masih ditunggu. Kalau juknisnya sudah turun, kita akan langsung melakukan sosialisasi ke masyarakat,” ujar Andi Husni.
Ia menjelaskan bahwa sosialisasi yang dimaksud tidak hanya menyangkut teknis pelaksanaan pemilihan, tetapi juga mengenai prosedur, persyaratan calon, dan kriteria pemilihan.
“Yang kita harapkan adalah RTRW yang benar-benar punya kepedulian dan perhatian kepada masyarakat. Bukan karena titipan atau sekadar dituakan, tapi dipilih karena kualitasnya,” tegasnya.
Andi Husni juga mendorong para calon ketua RT dan RW untuk mulai aktif turun ke masyarakat sejak dini. “Kalau bisa dari sekarang mereka mulai ambil hati masyarakat. Misalnya ikut kerja bakti, membantu pelayanan masyarakat, itu penting sebagai bentuk komitmen,” jelasnya.
Di wilayah Kecamatan Ujung Pandang sendiri terdapat 139 RT dan 37 RW. Seluruh posisi Penjabat (Pj) RT, Pj RW, serta lembaga-lembaga lainnya saat ini sudah terisi, termasuk setelah beberapa posisi kosong akibat pengunduran diri untuk mencalonkan diri kembali.
“Soal Pj RT, RW dan lembaga lainnya, semua sudah terisi dan sudah kami kirimkan nama-namanya ke BPN,” ujarnya.
Terkait anggaran, menurut Andi Husni, BPM mengalokasikan anggaran sekitar Rp900 juta untuk sosialisasi di seluruh kecamatan di Kota Makassar. Namun, besaran alokasi untuk masing-masing kecamatan masih menunggu pembagian dari perubahan anggaran.
“Sampai saat ini belum ada anggaran untuk pembuatan TPS. Rencana struktur panitia akan ada tiga: panitia penyelenggara, panitia pelaksana di tingkat keluarga, dan KPPS. Untuk panitia KPPS akan melibatkan Pj RT dan RW,” jelasnya.
Namun demikian, soal jumlah TPS dan detail teknis lainnya masih akan dibahas lebih lanjut, menyesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar