Logo Sulselsatu

Kolaborasi Pupuk Indonesia dan Kementan Percepat Penebusan Pupuk Subsidi di Kabupaten Gowa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 15 Juli 2025 14:59

Sosialisasi Pupuk Indonesia dan Kementan percepatan petani tebuh pupuk bersubsidi. Foto: Istimewa.
Sosialisasi Pupuk Indonesia dan Kementan percepatan petani tebuh pupuk bersubsidi. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mempercepat penebusan pupuk bersubsidi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Upaya konkret dalam kolaborasi ini dengan menyelenggarakan “Rembuk Tani dan Tebus Bersama di Kios Tani Boddong Sapaya.

Dalam kegiatan ini, Direktur Manajemen Aset Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh mengajak seluruh petani terdaftar untuk segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Pemerintah.

Baca Juga : Buka Peluang UMKM Berkembang, Alfamidi Sosialisasi dan Kurasi Produk di Gowa

Lebih lanjut Tri Wahyudi mengatakan bahwa Kabupaten Gowa menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan alokasi pupuk subsidi dalam jumlah besar dan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 87 ribu petani.

Hingga saat ini, realisasi penebusan baru mencapai 21 persen dari total alokasi.

Kabupaten Gowa memiliki alokasi pupuk yang sangat besar, termasuk pupuk organik, yang merupakan sebuah potensi luar biasa. Kami mengajak para petani yang telah terdaftar untuk memanfaatkan haknya secara maksimal. Dengan melakukan penebusan, kita dapat bersama-sama meningkatkan produktivitas pertanian dan mencapai hasil panen yang lebih baik,” demikian ungkap Tri Wahyudi.

Baca Juga : Wakili Kecamatan Pattallassang, Muqaddimal Mukrimin Juara 2 Duta Lingkungan Hidup Gowa 2025

Melalui kolaborasi antara Pupuk Indonesia dengan Kementerian Pertanian, Tri Wahyudi berharap dapat mendorong petani terdaftar untuk menebus pupuk bersubsidi dan segera memanfaatkan pupuk untuk meningkatkan produktivitas serta berkontribusi pada swasembada pangan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra mengatakan bahwa pihaknya melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi para petani.

“Kami PSP Kementan siap menampung aspirasi dan keluhan dari para petani. Jangan ragu untuk melaporkan setiap kendala pupuk yang ditemui di lapangan.Setiap masalah akan kami tampung dan carikan solusinya,” ujar Jekvy.

Baca Juga : Langgar Aturan HET, Pupuk Indonesia Cabut Izin 4 Kios di Sulsel dan Gorontalo

Lebih lanjut Jekvy memberikan instruksi tegas kepada para pemilik kios untuk memastikan stok pupuk.

“Kios wajib memastikan stok pupuk subsidi selalu tersedia. Dan bagi petani, gunakanlah pupuk secara berimbang dan bijak untuk hasil yang optimal,” tambahnya.

Sebagai respons langsung atas diskusi dan arahan yang diberikan, para petani yang hadir bersama perwakilan kios dan penyuluh langsung melakukan penebusan pupuk.

Baca Juga : Perkuat Produktivitas Petani Pangkep, Pupuk Indonesia Edukasi Kemudahan Akses Pupuk

Tercatat sebanyak 10,9 ton pupuk berhasil ditebus, terdiri dari 9,7 ton pupuk Urea dan 1,2 ton NPK Phonska.

Kegiatan yang dihadiri 53 peserta ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mulai bergerak mengatasi masalah yang ada.

Pupuk Indonesia bersama Kementan dan seluruh pemangku kepentingan akan terus mengawal penyerapan pupuk bersubsidi untuk memastikan program strategis nasional ini berjalan efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....