Logo Sulselsatu

634 Peserta Gugur di Seleksi Awal BUMD Makassar, 177 Lanjut ke Tahap Berikutnya

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 28 Agustus 2025 19:27

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu langkahnya adalah menggelar seleksi terbuka Direksi dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) secara transparan dan akuntabel. Seleksi ini dibuka sejak 15 hingga 25 Agustus 2025 untuk lima BUMD, yakni Perumda Air Minum (PDAM), PD Pasar, PD Parkir, PD Terminal, dan PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Minat masyarakat cukup tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 811 orang. Namun, setelah proses verifikasi dokumen, hanya 177 orang dinyatakan lolos administrasi. Sebanyak 634 orang tereliminasi karena tidak melengkapi berkas hingga batas waktu pendaftaran.

“Kita sudah melakukan rapat penetapan. Dari total 811, yang lengkap 177 orang,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Ekbang) Kota Makassar, Muh Amri Maula, Kamis (28/8/2025).

“Sedangkan 634 orang tidak punya peluang lagi karena dokumennya tidak dilengkapi hingga batas akhir pendaftaran. Ada juga yang tidak merespons tim verifikator,” lanjutnya.

Amri menjelaskan, dari 177 peserta yang lolos, posisi Direksi dan Dewan Pengawas PDAM Makassar menjadi formasi paling diminati, disusul PD Parkir dan PD Pasar.

Berikut rincian jumlah peserta yang lolos verifikasi dokumen:

PDAM Makassar: Direksi 26 orang, Dewan Pengawas 30 orang.

PD Parkir: Direksi 21 orang, Dewan Pengawas 29 orang.

PD Pasar: Direksi 16 orang, Dewan Pengawas 28 orang.

PD Terminal: Direksi 8 orang, Dewan Pengawas 10 orang.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR): Direksi 5 orang, Dewan Pengawas 4 orang.

Seluruh peserta yang lolos administrasi diwajibkan menyusun makalah sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang mencakup tes psikologi dan tes tertulis keahlian.

“Pelaksanaan dimulai pukul 08.00 Wita pagi sesuai jadwal. Informasi detail bisa dipantau langsung di website pendaftaran,” kata Amri.

UKK akan digelar 30–31 Agustus 2025 di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar, dengan hari pertama untuk calon Direksi dan hari kedua untuk calon Dewan Pengawas.

Tim penguji seleksi ini melibatkan sejumlah akademisi dan pakar, yaitu, Prof. Dr. Aswanto (Mantan Wakil Ketua MK RI 2018–2021), Prof. Dr. Ir. Batara Surya, ST., M.Si (Rektor Universitas Bosowa), Dr. Muhammad Idris DP, M.Si (Mantan Sekda Sulawesi Barat), Dr. Hudli Huduri (Regional Manager PT Panin Bank KTI), dan Drs. Nur Kamrul Zaman (Mantan Birokrat Pemkot Makassar).

Pemkot Makassar berharap seleksi ini melahirkan figur profesional yang mampu memperkuat kinerja BUMD sekaligus berkontribusi optimal terhadap pembangunan kota dan peningkatan PAD.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...