SULSELSATU.com, MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar (Hima Bisdig FEB UNM) menggelar kegiatan bertajuk Kapital Talks: “Bangun Literasi, Cerdas Berinvestasi”, Sabtu (18/10/2025) pagi.
Acara ini merupakan salah satu program edukatif yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMA BISDIG FEB UNM) sebagai wadah pembelajaran dan diskusi terbuka mengenai dunia investasi saham, baik dari sisi fundamental, teknikal, maupun peluang investasi di pasar primer (IPO).
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun literasi dan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pengetahuan investasi saham di era saat ini. Selain itu, acara ini juga memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana menganalisis, membaca peluang, dan mengambil keputusan investasi yang rasional.
Baca Juga : Prodi Bisnis Digital FEB-UNM Gelar Workshop “Data Sains dan Dashboard Data”
Melalui kegiatan ini, peserta juga diharapkan memahami bahwa dunia pasar modal bukan sekadar soal untung dan rugi, tetapi juga berkaitan dengan strategi, analisis, serta manajemen risiko.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, diantaranya akademisi dan praktisi. Salah satu narasumber, Andi Hermanto, SE., M.Si, merupakan Dosen Bisnis Digital sekaligus anggota IDPMI yang fokus riset terkait Financial Market. Dalam materinya berjudul “Analisis Fundamental Saham”.
“Sangat penting memahami laporan keuangan, rasio keuangan, serta faktor-faktor makroekonomi dalam menilai kinerja perusahaan. Melalui analisis fundamental, investor dapat menentukan nilai wajar suatu saham dan menghindari keputusan spekulatif,” ungkap Andi Hermanto.
“Berbicara fundamental, kita bukan hanya berjibaku persoalan Analisis Company, dalam analisis fundamental perlu melakukan analisis terkait analisis makro, analisis industri, dan analisis company, ketiga hal ini adalah paket wajib sebelum melakukan kegiatan investasi di Pasar Modal, ” Ungkap Andi Hermanto yang merupakan pengampu Mata Kuliah Pasar Modal.

Pemateri berikutnya, Muh. Fadel Mubarak, B.M.S.Bns, seorang Founder Belajar Trading Indonesia sekaligus Macroeconomics Specialist, membawakan materi “Analisis Teknikal Saham”. Ia membahas cara membaca grafik pergerakan harga saham, mengenali tren pasar, serta menerapkan indikator teknikal seperti RSI, Moving Average, dan Fibonacci untuk menemukan titik beli dan jual yang optimal. Pendekatan teknikal ini dinilai penting bagi trader maupun investor untuk mengambil keputusan berbasis data dan pola pergerakan harga.
Sementara itu, Muh. Al Syauqi, salah satu mahasiswa sekaligus Sekretaris Ekosistem Saham dan Cryptocurrency dari HIMA BISDIG FEB UNM, membawakan materi “Peluang Investasi di Primary Market Saham”.
Ia menyoroti pentingnya memahami mekanisme pasar perdana (IPO) dan menjelaskan bagaimana investor dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk mendapatkan potensi pertumbuhan sejak awal perusahaan melantai di bursa. Ia juga menekankan pentingnya riset mendalam dan manajemen risiko sebelum berpartisipasi dalam pasar perdana.
Melalui kegiatan ini, Kapital Talks tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu dan wawasan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi finansial di kalangan mahasiswa.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar