Logo Sulselsatu

Komitmen BI dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pengendalian Inflasi Pangan di Sulampua

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 28 Oktober 2025 17:16

GNPIP Sulampua 2025. Foto: Istimewa.
GNPIP Sulampua 2025. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – ​Melalui sinergi peningkatan produksi, efisiensi distribusi, dan dukungan digitalisasi, mampu menjaga harga pangan tetap stabil, inflasi terkendali, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ricky P. Gozali dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sulampua 2025, di Manado (27/10/2025).

Acara diikuti oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Gubernur dan Biro Ekonomi se-Sulampua, Badan Pangan Nasional serta Perum Badan Urusan Logistik.

Baca Juga : HLM Jelang Nataru, TPID dan TP2DD Bahas 5 Langkah Strategis Antisipasi Risiko Kenaikan Harga

Deputi Gubernur Ricky mengapresiasi kolaborasi erat seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dalam menjaga inflasi nasional di level 2,65 persen (yoy) pada September 2025.

Ia menekankan pengendalian inflasi pangan tidak hanya berkaitan dengan stabilitas harga, tetapi juga erat dengan kesejahteraan masyarakat berpendapatan rendah yang sebagian besar pengeluarannya digunakan untuk pangan.

“Di tengah tekanan inflasi pangan bergejolak di Sulampua yang tercatat masih tinggi disebabkan oleh gangguan pasokan akibat kendala cuaca dan serangan hama. Perkuat pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) dan Operasi Pasar dengan prinsip Tiga Tepat yaitu tepat lokasi, tepat sasaran, dan tepat waktu,” ujar Ricky.

Baca Juga : CHAPTER 2025, Bukti Kolaborasi BI Bersama Stakeholders Mempercepat Layanan Publik Digital

Melalui prinsip ini, intervensi pengendalian harga akan semakin efektif, terutama komoditas strategis seperti beras, cabai merah, bawang merah, dan ikan segar.

Selain itu, percepatan distribusi intra dan antarwilayah melalui Kerja Sama Antar Daerah (KAD) terus diperkuat guna memastikan pasokan mencukupi, khususnya di wilayah kepulauan dan pegunungan yang rawan gangguan logistik.

Lebih lanjut, Ricky menyampaikan agar seluruh agenda tersebut disinergikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), selaras dengan upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, didukung oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan pelaku usaha lokal sebagai penguat rantai pasok daerah.

Baca Juga : Perkuat Ketahanan Pangan, BI Sulsel Panen Perdana Padi Gamagora 7 di Maros

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menegaskan pentingnya memperkuat sinergi yang telah terjalin agar pengendalian inflasi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama dari provinsi hingga kabupaten/kota se-Sulampua. Dengan peran Sulawesi sebagai lumbung pangan Kawasan Timur Indonesia, TPID dapat proaktif memetakan wilayah surplus dan defisit serta memperkuat kerja sama antar daerah melalui skema business-to-business (B2B) untuk meningkatkan efisiensi distribusi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Koperasi Wale Tani Mapalus di Sulawesi Utara telah berhasil menyalurkan hasil panen langsung ke Perusahaan Umum Daerah (PUD).

Baca Juga : Konsumsi Makanan dan Biaya Pendidikan Dorong Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,01 Persen

Model kemitraan rantai pasok hulu–hilir di Sulawesi Selatan juga telah berjalan menghubungkan kelompok tani, UMKM, dan ritel modern sebagai bentuk nyata sinergi pemerintah dan pelaku usaha. Langkah nyata ini dapat dicontoh lebih luas agar pengendalian inflasi Sulampua semakin dirasakan.

GNPIP Sulampua 2025 menjadi penutup rangkaian GNPIP regional tahun 2025, setelah sebelumnya diselenggarakan di Jawa, Sumatera, Balinusra, dan Kalimantan.

Kegiatan dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi TPIP–TPID se-Sulampua, yang dipimpin oleh Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan.

Baca Juga : 18 UMKM Catat Komitmen Ekspor Senilai Rp228 Miliar di AMBF x SSIF 2025

Ferry menekankan efisiensi logistik distribusi pangan menjadi kunci penguatan ketahanan pangan serta stabilisasi harga dan pasokan di wilayah kepulauan.

Upaya tersebut ditempuh antara lain melalui penyediaan fasilitas ongkos angkut dan subsidi angkutan udara untuk mempercepat distribusi pangan ke wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Rapat Koordinasi TPIP–TPID se-Sulampua 2025 merumuskan tiga kesepakatan strategis untuk memperkuat ketersediaan dan stabilitas pangan di wilayah timur Indonesia.

Pertama, fokus jangka pendek diarahkan pada penurunan inflasi pangan bergejolak di bawah 5 persen hingga akhir tahun 2025 melalui pelaksanaan pasar murah, GPM, dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan prinsip “Tiga Tepat”.

Kedua, penguatan ketersediaan pasokan hortikultura dan perikanan tangkap dilakukan dengan mendorong penerapan contract farming, smart farming, serta pengoperasian cold storage dan ice flake machine di pelabuhan strategis.

Ketiga, penguatan logistik dan dukungan pembiayaan melalui penambahan rute tol laut dan jembatan udara, pemberian subsidi ongkos angkut, sinergi KAD dengan BUMN logistik seperti PELNI, serta optimalisasi KUR Alsintan untuk revitalisasi Rice Milling Unit (RMU) dan modernisasi armada nelayan.

Ke depan, Bank Indonesia bersama pemerintah pusat dan daerah akan terus memperkuat kerja sama untuk mengantisipasi risiko cuaca ekstrem, memperkecil disparitas harga antarwilayah, serta mendorong efisiensi logistik pangan agar stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat semakin terjaga.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar12 Desember 2025 15:14
Pemkot Makassar Kirim Bantuan dan Tim BPBD untuk Penanganan Pascabencana di Aceh dan Sumatra
SULSELSATU.com MAKASSAR — Sebagai wujud nyata kepedulian dan solidaritas antardaerah. Pemerintah Kota Makassar, melalui Badan Penanggulangan Bencana...
Makassar12 Desember 2025 15:13
Wali Kota Munafri Tekankan Pentingnya Kepedulian Lingkungan
SULSELSATU.com MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menumbuhkan rasa pe...
News12 Desember 2025 14:22
PT Vale Hadirkan Inovasi dan Pemberdayaan Masa Depan Berkelanjutan di HUT Morowali ke-26
Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Morowali ke-26 bukan sekadar pesta tahunan. Di balik kemeriahan panggung dan keramaian pengunjung, terselip sebuah...
News12 Desember 2025 14:15
KALLA Boyong Medali Platinum & Gold di TKMPN XXIX 2025, Hasil Komitmen Bangun Budaya Improvement
KALLA menorehkan prestasi di level nasional. Menegaskan komitmennya terhadap mutu dan inovasi dengan meraih prestasi gemilang di Temu Karya Mutu dan P...