Logo Sulselsatu

Ekosistem Halal di Sulsel Semakin Luas, Zona Khas Bertambah Jadi 8 Lokasi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 11 November 2025 16:44

Kerja sama koperasi kolaborasi bisnis pesantren. Foto: Istimewa.
Kerja sama koperasi kolaborasi bisnis pesantren. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2025 Sulsel resmi berakhir. Bank Indonesia Sulsel (BI Sulsel) menutup BEKS 2025 dengan sejumlah capaian positif.

BEKS 2025 dengan tema Memperkuat Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulawesi Selatan yang Kolaboratif, Inovatif dan Inklusif resmi berakhir pada Jumat (7/11/2025).

Kegiatan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang dilaksanakan selama Oktober 2025 lalu merupakan wujud komitmen BI Sulsel bersama Stakeholders dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah yang kolaboratif, inovatif dan inklusif.

Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Raup Transaksi Rp1,35 Miliar, Pembiayaan UMKM Tembus Rp18,27 Miliar

Kegiatan yang terdiri atas 18 rangkaian dan diikuti oleh 5.000 peserta. Sejumlah tujuan yang diharap adalah meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya ekonomi syariah, mempercepat penciptaan ekosistem halal, termasuk dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis syariah, meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren, serta memperkuat keuangan sosial syariah.

Selama sebulan pelaksanaan BEKS 2025, hasil yang diperoleh antara lain pendampingan 76 Sertifikat Profesi Juru Sembelih Halal (Juleha), pendampingan 10 Sertifikat Profesi Penyelia Halal bagi Pengelola SPPG, pendampingan 3 Sertifikat Profesi Penyelia Halal untuk Juleha.

Kemudian, juga ada pendampingan Sertifikat Halal untuk Rumah Potong Unggas (RPU) Berkah Sidrap dan Rizki Kanie di Kabupaten Sidrap, pendampingan Sertifikat Zona KHAS kantin yang berlokasi di BI Sulsel, SMAN 17 Makassar dan Koperasi Kantor Gubernur Sulsel.

Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Angkat Potensi Wastra Sulsel ke Pasar Digital

Dari capaian tersebut, jumlah Juleha Sulsel yang sudah memiliki keahlian sembelih halal sebanyak 178 orang, jumlah RPU/H Sulsel yang sudah bersertifikasi halal sebanyak 9 RPH/RPU, dan jumlah Zona Khas menjadi 8 lokasi di Sulsel.

Deputi Direktur BI Sulsel Wahyu Purnama A mengatakan, melalui BEKS 2025 ekonomi pesantren terus didorong untuk dapat mandiri.

Wahyu menjelaskan, serangkaian kegiatan seperti capacity building, business matching telah dilaksanakan bahkan terdapat penandatangan kerja sama pasokan antara Koperasi Kolaborasi Bisnis Pesantren dengan Koperasi Merah Putih Kharisma untuk pemenuhan bahan baku dapur.

Baca Juga : UMKM Binaan BI Sulsel OSP Farm Kembali Ekspor 10.2 Ton Kemiri ke Arab Saudi

Kemudian, penandatanganan kerja sama antara Unit Usaha Ponpes Darul Aman Gombara dengan SPPG Pai, serta penandatanganan kerja sama antara Koperasi Kolaborasi Bisnis Pesantren dengan R8 Mart dalam rangka kerjasama bisnis ritel.

“Dalam hal meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya ekonomi syariah, BI Sulsel bersama OJK, LPS, Kementerian Agama, Perguruan Tinggi, LAZ, LPH dan institusi lainnya telah mendorong secara masif melalui berbagai kegiatan,” ujar Wahyu.

Upaya tersebut tercermin dalam hadirnya Menteri Agama Republik Indonesia dalam Peresmian Kota Wakaf di Maros, Kepala BPJPH dan Gubernur Sulsel dalam Opening Ceremony BEKS, serta Sekretaris Daerah dan Syekh Muhammad Jaber yang hadir pada closing ceremony BEKS 2025.

Baca Juga : BI Sulsel Perkuat Literasi Ekonomi Syariah Lewat Ruang Digital

Terakhir, lanjutnya, upaya mendorong peningkatan wakaf produktif sebagai modal dasar pembangunan telah ditempuh melalui serangkaian uji kompetensi bagi 19 nazhir wakaf baru di Sulsel.

Para Nazhir wakaf yang telah lulus dengan gelar certified waqf competence, secara profesi dinyatakan siap untuk mengelola dana umat secara govern, profesional dan sesuai tuntunan syariah.

Pada penutupan BEKS 2025, turut hadir Syekh Muhammad Jaber (pendakwah nasional) memberikan tauziah “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Membangun Ekonomi Syariah yang Berkah”.

Baca Juga : Perbankan Syariah Makin Kuat, OJK Dorong Penguatan Struktur dan Inovasi Produk

Tauziah tersebut sebagai motivator untuk terus membangkitkan semangat bagi penggiat ekonomi syariah dalam mewujudkan kemaslahatan umat di Sulawesi Selatan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...
News06 Agustus 2026 11:51
Akses Hauling Pomalaa Terganggu, Potensi Kerugian Negara dan Ekonomi Kolaka Jadi Taruhan
Ketegangan di kawasan pertambangan Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai sengketa batas lahan a...