Logo Sulselsatu

Rupiah Kian Terpuruk, Rekor Terendah Lawan Ringgit Malaysia

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Kamis, 13 November 2025 14:23

istimewa
istimewa

SULSELSARU.com, MAKASSAR — Nilai tukar rupiah kembali tertekan. Tidak hanya melemah terhadap dolar Amerika Serikat, kini rupiah juga “keok” di hadapan Ringgit Malaysia.

Per Kamis (13/11/2025), berdasarkan data Investing.com, 1 ringgit Malaysia (MYR) tercatat bernilai sekitar Rp4.048,89. Angka ini menjadi yang terlemah dalam sejarah kurs antara kedua mata uang. Sebagai perbandingan, pada awal tahun ini, ringgit masih berada di kisaran Rp3.400–Rp3.500 per ringgit. Artinya, rupiah sudah melemah lebih dari 15 persen hanya dalam beberapa bulan terakhir.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL — Nilai tukar rupiah kembali tertekan. Tidak hanya melemah terhadap dolar Amerika Serikat, kini rupiah juga “keok” di hadapan Ringgit Malaysia.

Per Kamis (13/11/2025), berdasarkan data Investing.com, 1 ringgit Malaysia (MYR) tercatat bernilai sekitar Rp4.048,89. Angka ini menjadi yang terlemah dalam sejarah kurs antara kedua mata uang. Sebagai perbandingan, pada awal tahun ini, ringgit masih berada di kisaran Rp3.400–Rp3.500 per ringgit. Artinya, rupiah sudah melemah lebih dari 15 persen hanya dalam beberapa bulan terakhir.

Sebaliknya, di dalam negeri, rupiah juga tertekan terhadap dolar AS. Berdasarkan data Kurs Referensi Bank Indonesia, Rabu (12/11/2025), rupiah dibuka di level Rp16.716 per dolar AS, turun sekitar 0,13 persen dibanding hari sebelumnya.

Tekanan ganda ini membuat rupiah terpukul dari dua arah. penguatan dolar di satu sisi, dan ringgit yang terus menguat di sisi lain.
“Situasi ini menggambarkan tekanan eksternal yang kuat, baik dari kebijakan moneter The Fed maupun penguatan ekonomi kawasan,” ujar seorang ekonom.

Faktor domestik turut memperberat beban rupiah. Defisit transaksi berjalan, ketergantungan impor bahan baku, serta penurunan arus investasi membuat mata uang nasional sulit bertahan saat investor global mencari aset yang lebih aman.

Dampak pelemahan rupiah terhadap ringgit juga terasa langsung di masyarakat. Bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia, nilai kiriman uang atau remitansi menjadi lebih kecil saat dikonversi ke rupiah. Namun bagi eksportir, pelemahan ini justru memberi angin segar karena harga produk Indonesia lebih kompetitif di pasar Malaysia.

Sementara bagi wisatawan, kondisi ini membuat biaya perjalanan ke luar negeri, terutama ke Malaysia, menjadi lebih mahal. Banyak warga diperkirakan akan menunda rencana bepergian sampai kurs kembali stabil.

Bank Indonesia (BI) menyatakan terus memantau pergerakan rupiah dan siap melakukan langkah stabilisasi jika diperlukan, termasuk intervensi di pasar valuta asing. Pemerintah pun diminta memperkuat fundamental ekonomi dengan menekan inflasi, meningkatkan ekspor, dan menarik investasi agar kepercayaan pasar kembali pulih.

Jika tren pelemahan berlanjut, kurs ringgit yang kini menembus Rp4.000 menjadi sinyal bahwa daya saing ekonomi Indonesia perlu diperkuat. Kini tantangan pemerintah bukan hanya menahan pelemahan terhadap dolar AS, tetapi juga menjaga stabilitas rupiah terhadap mata uang regional seperti ringgit. Sebab, stabilitas kurs adalah kunci bagi dunia usaha dan kepercayaan publik terhadap ekonomi nasional.(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...