Logo Sulselsatu

Kontribusi Nyata PT Vale Dorong Penguatan Sektor Kesehatan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 15 November 2025 13:26

Kegiatan Inovasi Geser ISPA PT Vale untuk meningkatkan faktor kesehatan masyarakat. Foto: Istimewa.
Kegiatan Inovasi Geser ISPA PT Vale untuk meningkatkan faktor kesehatan masyarakat. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi tugas bersama, baik pemerintah maupun perusahaan.

Salah satunya diwujudkan melalui edukasi masif untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya langkah pencegahan maupun penanganan masalah kesehatan.

Sebagai bagian dari grup MIND ID, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) berkomitmen untuk turut berperan melalui kontribusi nyata di sektor kesehatan, termasuk berkolaborasi dengan pemerintah setempat di wilayah perusahaan beroperasi untuk melakukan edukasi kepada masyarakat serta penguatan peran tenaga medis.

Baca Juga : PT Vale Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, Terbuka terhadap Masukan

Di Kabupaten Morowali, PT Vale bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali menginisiasi program Gerak Sehat Bersama dengan menggelar edukasi massal bertajuk Geser ISPA: Gerakan Edukasi Serentak Infeksi Saluran Pernapasan Akut.

Kegiatan ini berlangsung di Puskesmas Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, bertepatan dengan peringatan Hari Pneumonia Sedunia dan Hari Kesehatan Nasional 2025.

Momentum ini menjadi ajakan nyata bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan pernapasan serta memahami langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara mandiri.

Baca Juga : Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Morowali Nur Asia Musa menyampaikan apresiasi kepada Perseroan atas kontribusinya dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi PT Vale atas keterlibatannya dalam setiap kegiatan yang kami selenggarakan. Ini adalah bentuk nyata komitmen perusahaan terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wafir selaku Head of Bahodopi Project PT Vale menegaskan komitmen perusahaan terhadap kesehatan masyarakat.

Baca Juga : PT Vale Turut Peringati Hari Dharma Samudera di Morowali

“Kami percaya keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari sisi operasional, tetapi juga dari dampak positif yang kami berikan kepada masyarakat sekitar. Kesehatan adalah prioritas, dan melalui kegiatan ini kami ingin memastikan masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman ISPA,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa PT Vale akan terus mendukung program-program kesehatan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Gerakan edukasi ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi wujud kepedulian terhadap keberlanjutan kesehatan masyarakat.

Baca Juga : Sinergi Industri dan Pertahanan Laut, Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali

PT Vale melalui program ini menunjukkan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan angka kasus ISPA dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat Morowali semakin baik.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pencegahan penyakit membutuhkan kerja sama kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

Baca Juga : RKAB 2026 PT Vale Disetujui, Tegaskan Kepastian Operasional dan Keberlanjutan Investasi

Selanjutnya, di Kabupaten Kolaka, PT Vale melalui rogram sosial lingkungan Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya, menggelar Training Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Kolaka.

Senior Coordinator Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa dr. Aditya Hafria Vanani menjelaskan, pelatihan BTCLS ini merupakan upaya PT Vale untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional tenaga kesehatan dalam menatalaksana pasien gawat darurat trauma dan kardiak secara komprehensif.

Menurutnya, pemilihan tenaga kesehatan dari empat kecamatan tersebut didasarkan pada tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di jalur poros yang menghubungkan wilayah Ring 1.

Selain itu, sebagian besar sertifikasi BTCLS tenaga medis di wilayah tersebut telah kedaluwarsa dan perlu diperbarui.

PT Vale hadir membantu memfasilitasi agar para tenaga medis dapat kembali memperbarui kompetensinya sehingga mampu memberikan pertolongan cepat saat terjadi kondisi kegawatdaruratan di masyarakat,” ujar dr. Aditya.

“Manfaat lainnya, jika ada karyawan atau kontraktor PT Vale yang mengalami musibah kecelakaan saat menuju tempat kerja, mereka dapat tertolong oleh tenaga medis yang sudah mengikuti training ini,” tambahnya.

Selama pelatihan, peserta dibekali materi tentang penanganan serangan jantung, cedera kepala, cedera dada, patah tulang, hingga kegawatdaruratan akibat benturan yang sering terjadi dalam kecelakaan.

Setelah mengikuti pelatihan, para tenaga kesehatan diharapkan mampu menerapkan keterampilan tersebut baik di IGD maupun di situasi darurat lainnya.

Dr. Aditya juga mengungkapkan bahwa pelatihan serupa akan kembali dilaksanakan tahun depan dengan kuota 30 peserta.

“Jika peserta dari empat kecamatan wilayah pemberdayaan sudah terpenuhi, kami akan memperluas peserta bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Kolaka,” ujarnya.

Camat Pomalaa, melalui Kasi Pembangunan Masyarakat Desa/Kelurahan Laode Ndikode, menyampaikan apresiasi kepada PT Vale atas terselenggaranya kegiatan ini.

Ia menilai BTCLS sangat penting untuk meningkatkan kapasitas tenaga medis sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

“Ini langkah baik yang dilakukan perusahaan di Kecamatan Pomalaa, dan PT Vale telah memberikan contoh nyata dalam mendukung peningkatan kualitas SDM tenaga medis,” ungkap Laode Ndikode.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kolaka yang diwakili Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriyani Hamzah.

Menurutnya, pelatihan BTCLS biasanya membutuhkan biaya besar jika dilakukan secara mandiri di kota besar seperti Kendari atau Makassar. Kehadiran PT Vale yang memberikan fasilitas secara gratis menjadi manfaat besar bagi tenaga kesehatan diwilayah pemberdayaan PT Vale.

“Ini berkah bagi tenaga medis di Kecamatan Pomalaa, Tanggetada, Baula, dan Wundulako,” ujar dr. Alriyani.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan baik dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk membantu masyarakat yang mengalami kegawatdaruratan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....
Pendidikan28 Januari 2026 17:32
SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga sukses menggelar kegiatan Trial Class yang melibatkan siswa dari TK Amaliyah BLKI, TK Negeri Manggala, dan TK Islam At...