Logo Sulselsatu

Status Aset Pelindo Bikin TPI Paotere Mandek, Fraksi Mulia Minta Pemkot Turun Tangan

Asrul
Asrul

Selasa, 18 November 2025 21:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fraksi Mulia DPRD Kota Makassar meminta Pemerintah Kota mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan kebuntuan pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere, yang hingga kini tidak dapat ditata karena status aset masih berada sepenuhnya di bawah kewenangan Pelindo.

Permintaan itu disampaikan langsung dalam pertemuan Fraksi Mulia dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Selasa (18/11/2025).

Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota sekaligus Plt. Ketua Demokrat Makassar, Aliyah Mustika Ilham.

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

Dalam kesempatan tersebut, dua legislator Fraksi Mulia, Ray Suryadi Arsyad dan Tri Sulkarnain, memaparkan kondisi lapangan serta hambatan struktural yang membuat penanganan TPI Paotere mandek selama bertahun-tahun.

Ray menjelaskan bahwa Pemkot tidak dapat melakukan perbaikan maupun rehabilitasi karena seluruh lahan dan bangunan TPI Paotere tercatat sebagai aset Pelindo. Ia menyebut persoalan ini menjadi akar dari buruknya kondisi fasilitas yang digunakan ribuan pelaku usaha.

“Tempat Pelelangan Ikan Paotere tidak bisa disentuh karena asetnya sepenuhnya milik Pelindo. Pemerintah Kota tidak punya ruang untuk membangun atau memperbaiki,” kata Ray.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

Menurutnya, Pemkot Makassar pernah mengelola kawasan itu melalui skema sewa pada masa lalu dan sempat membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Namun, setelah masa sewa berakhir pada 1997, hak pengelolaan kembali sepenuhnya ke Pelindo dan membuat penataan tidak dapat dilakukan.

Ray juga menyinggung persoalan yang muncul pada 2023, ketika DPRD berupaya mendorong rehabilitasi TPI. Upaya itu berujung menjadi temuan hukum pada 2024 karena dianggap menyentuh aset yang bukan milik Pemkot.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Meski terhambat secara regulasi, Ray menegaskan bahwa TPI Paotere tetap memberikan sumbangan signifikan bagi pendapatan daerah. Ia menyebut UPT Paotere secara konsisten menghasilkan lebih dari Rp1 miliar per tahun, melampaui beberapa pendapatan dari BUMD lainnya, meski kondisi fisiknya sangat memprihatinkan.

“Ini salah satu sumber PAD paling stabil, tetapi fasilitasnya jauh dari layak. Pedagang bekerja dalam kondisi panas dan hujan. Ini tidak adil bagi masyarakat yang menggantungkan hidup di sana,” ujarnya.

Ia menilai ketidakjelasan status aset juga berdampak pada standar kebersihan dan kenyamanan, padahal Paotere merupakan pusat distribusi bahan pangan penting bagi Kota Makassar.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

Fraksi Mulia mendesak agar dilakukan komunikasi langsung dengan jajaran pimpinan Pelindo untuk membuka peluang penyelesaian, baik melalui hibah, perjanjian sewa baru, maupun skema kerja sama lainnya.

“Kita butuh keputusan yang jelas. Masyarakat tidak boleh terus menunggu tanpa kepastian,” tegas Ray.

Ia berharap langkah penyelesaian dapat dilakukan tanpa harus menempuh demonstrasi atau Rapat Dengar Pendapat (RDP). Menurutnya, kebijakan dan koordinasi di tingkat eksekutif harus mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha di kawasan TPI Paotere.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....