Logo Sulselsatu

BIG 40 Conference di Makassar Bahas Potensi Hilirisasi Pertanian dan Ekonomi Biru Sulsel

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 08 Desember 2025 16:13

BIG 40 Conference di Claro Makassar yang menghadirkan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama A dan Ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar Yodi Nalendra sebagai pembicara. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
BIG 40 Conference di Claro Makassar yang menghadirkan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama A dan Ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar Yodi Nalendra sebagai pembicara. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bisnis Indonesia Group merayakan usia ke-40 menggelar Bisnis Indonesia Group (BIG) 40 Conference yang diselenggarakan serentak pada 9 kota.

BIG 40 Conference berlangsung serentak di Jakarta, Makassar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Balikpapan pada Senin (8/12/2025).

Di Makassar, BIG 40 Conference yang berlangsung di Claro Makassar membahas Hilirisasi Pertanian dan Ekonomi Biru Sulawesi Selatan. Diskusi menghadirkan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama A dan Ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar Yodi Nalendra.

Baca Juga : Kualitas Udara di Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama A mengatakan, tantangan hilirisasi pertanian saat ini karena petani yang semakin berkurang.

“Hilirisasi pertanian sangat penting, bukan hanya tentang produksi. Pertanian Sulsel kuat dengan sejumlah komoditas seperti padi, kakao, kopi, juga termasuk rumput laut,” ujar Wahyu Purnama dalam diskusi yang berlangsung.

Wahyu Purnama juga menilai, hilirisasi bagi sektor UMKM juga sangat bagus. Hal terebut mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Sulsel.

Baca Juga : Makassar Leadership Summit 2026, Kepemimpinan Harus Berdampak bagi Lingkungan dan Masyarakat

Ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar Yodi Nalendra menambahkan, jika hilirisasi ini tentu akan sangat berpengaruh pada volume logistik.

“Jika sebelumnya bahan mentah dikirim bisa sampai beberapa kontainer, dengan hilirisasi ini tentu akan berkurang. Namun, tentu dari kami akan mendukung,” ujarnya.

Dengan hilirisasi ini lanjutnya, akan banyak bahan olahan pendukung yang dibutuhkan sehingga banyak proses logistik yang dibutuhkan.

Baca Juga : Makassar Leadership Summit 2026 Fokus Bahas AI, Transformasi dan Sustainability

“Kami tentu akan mendukung,” tambahnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar30 Oktober 2026 23:55
Arifin Manggau Optimistis Suara Senat Cukup untuk Melaju ke Putaran Kedua Pilrek UNM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr Arifin Manggau, optimistis dapat m...
Pendidikan30 Oktober 2026 22:12
Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia
Mahasiswa Kalla Institute Uwais Abdullah meraih juara pertama kategori Qabaq Style dalam ajang SEAHAWK (Southeast Asian Horseback Archery Warrior Knig...
Bisnis30 Oktober 2026 21:59
Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan pendapatan sebesar US$896,07 juta atau meningkat 27 persen sepanjang Januari hingga September 2026....
Pendidikan30 Oktober 2026 21:58
Prodi Hukum Bisnis UNM dan Indolaw Bedah Peluang dan Tantangan Carbon Trading
SULSELSATU, MAKASSAR – Program Studi Hukum Bisnis Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Indolaw Office menggelar seminar nasional yang memba...