SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bisnis Indonesia Group merayakan usia ke-40 menggelar Bisnis Indonesia Group (BIG) 40 Conference yang diselenggarakan serentak pada 9 kota.
BIG 40 Conference berlangsung serentak di Jakarta, Makassar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Balikpapan pada Senin (8/12/2025).
Di Makassar, BIG 40 Conference yang berlangsung di Claro Makassar membahas Hilirisasi Pertanian dan Ekonomi Biru Sulawesi Selatan. Diskusi menghadirkan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama A dan Ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar Yodi Nalendra.
Baca Juga : PHRI Sulsel Gelar Rakerda II 2026, Dorong Regulasi dan Pariwisata Berkelanjutan
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama A mengatakan, tantangan hilirisasi pertanian saat ini karena petani yang semakin berkurang.
“Hilirisasi pertanian sangat penting, bukan hanya tentang produksi. Pertanian Sulsel kuat dengan sejumlah komoditas seperti padi, kakao, kopi, juga termasuk rumput laut,” ujar Wahyu Purnama dalam diskusi yang berlangsung.
Wahyu Purnama juga menilai, hilirisasi bagi sektor UMKM juga sangat bagus. Hal terebut mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Sulsel.
Baca Juga : Operasi Lutut Robotik Pertama di Indonesia Timur Kini Hadir di Siloam Hospitals Makassar
Ketua DPW ALFI/ILFA Sulselbar Yodi Nalendra menambahkan, jika hilirisasi ini tentu akan sangat berpengaruh pada volume logistik.
“Jika sebelumnya bahan mentah dikirim bisa sampai beberapa kontainer, dengan hilirisasi ini tentu akan berkurang. Namun, tentu dari kami akan mendukung,” ujarnya.
Dengan hilirisasi ini lanjutnya, akan banyak bahan olahan pendukung yang dibutuhkan sehingga banyak proses logistik yang dibutuhkan.
Baca Juga : Maju Pilketos SMA Bosowa Makassar, Muqaddimal Mukrimin Siapkan Visi Misi Kembangkan Potensi Siswa
“Kami tentu akan mendukung,” tambahnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar