Logo Sulselsatu

MDA dan Pemkab Luwu Kick-Off Meeting Tahapan Revitalisasi DAS Suso

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 08 Desember 2025 11:39

MDA dan Pemkab Luwu kickoff meeting revitalisasi DAS Suso. Foto: Istimewa.
MDA dan Pemkab Luwu kickoff meeting revitalisasi DAS Suso. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi resmi memulai langkah awal program revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Suso.

Inisiatif ini ditandai melalui pelaksanaan kick-off meeting antara manajemen MDA dan Pokja sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) Pengendalian Lingkungan yang ditandatangani pada Agustus lalu.

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Direktur MDA Erlangga Gaffar dan Ketua Pokja Percepatan Investasi Sofyan Thamrin.

Baca Juga : Orasi di DPRD Luwu, Maddika Ponrang Bantah Penerbitan SKTA

Dalam sesi pembahasan, kedua pihak menyepakati penyelarasan rencana kerja yang mencakup pemeliharaan fungsi DAS, penataan ulang area yang mengalami degradasi, penguatan titik rawan hidrologis, serta koordinasi lintas instansi dalam pemantauan dan pelaporan progres.

Direktur MDA Erlangga Gaffar menyampaikan, kick-off meeting ini merupakan tonggak penting dalam memastikan seluruh proses berjalan terpadu dan bertanggung jawab.

Erlangga menegaskan, revitalisasi DAS Suso merupakan langkah kolaboratif untuk memperbaiki kualitas ekosistem, meningkatkan ketahanan kawasan terhadap curah hujan ekstrem, serta memastikan keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat hilir maupun hulu.

Baca Juga : Sepekan Tak Bekerja Akibat Akses Diblokade, Karyawan Awak Mas Turun Demo

“MDA siap mendukung penuh implementasi program yang telah dirumuskan bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA Mustafa Ibrahim menambahkan, program revitalisasi DAS Suso ini berjalan dalam kerangka kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu.

MDA berperan mendukung langkah tersebut melalui kolaborasi teknis dan penyelarasan kegiatan konstruksi agar tetap berada dalam koridor yang ditetapkan pemerintah daerah.

Baca Juga : Pemkab Luwu Perkuat FORDES MATAPPA sebagai Wadah Aspirasi Masyarakat

“Setiap tahapan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, termasuk memastikan aspek perizinan telah terpenuhi serta memperhatikan karakteristik alami aliran sungai untuk meminimalkan potensi gangguan seperti erosi dan sedimentasi,” ujarnya.

Ketua Pokja Percepatan Investasi Sofyan Thamrin menyampaikan, kerja bersama ini menunjukkan keseriusan semua pihak dalam merawat, memulihkan, dan memperkuat fungsi DAS sebagai sistem penyangga kehidupan masyarakat.

Menurutnya, upaya revitalisasi bukan hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga investasi lingkungan untuk mengurangi risiko banjir, menjaga kestabilan aliran air, dan memperbaiki daya dukung kawasan tangkapan air.

Baca Juga : Pemkab Luwu dan MDA Buka Akademi MATAPPA, 90 Peserta Ikut Pelatihan Kerja Bersertifikat

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, kegiatan lapangan akan mulai dilaksanakan pada pertengahan Desember, dengan ruang lingkup awal meliputi pembersihan area terdampak, penataan alur sungai yang terganggu sedimentasi, penguatan lereng dan tebing, serta pemasangan struktur pengendali sesuai rekomendasi teknis.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...