Logo Sulselsatu

Festival Budaya Morowali PT Vale Jaga Keberlanjutan Tradisi Dan Lestarikan Budaya

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 24 Desember 2025 16:32

Festival Budaya Morowali PT Vale. Foto: Istimewa.
Festival Budaya Morowali PT Vale. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MOROWALI – Budaya bukan sekadar warisan, tetapi perekat sosial yang menjaga harmoni di tengah perubahan.

Kehadirannya penting untuk terus dijaga demi sebuah keberlanjutan agar tak lekang oleh zaman dan terus mengakar.

Upaya pelestarian budaya inilah yang dijaga PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari group MIND ID dengan secara konsisten dengan melaksanakan Festival Budaya Morowali untuk keempat kalinya.

Baca Juga : Dari Air Limpasan Tambang ke Air Terolah, Menelusuri Peran LGS PT Vale

Tak sekedar euphoria budaya, tapi ada nilai kebersamaan yang disematkan didalamnya. Memadukan sinergi dan Kolaborasi perusahaan dengan melibatkan masyarakat yang berada di 13 desa binaan.

Selama sepekan sejak 17 hingga 23 Desember 2025, warga berkumpul untuk merayakan kekayaan budaya Bungku melalui dua lomba utama: Mehule, permainan gasing tradisional yang menguji ketangkasan dan strategi, serta Tarian Luminda, tarian yang melambangkan kegembiraan, persatuan, dan harmoni.

Kedua lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi simbol penguatan identitas masyarakat Morowali di tengah arus globalisasi.

Baca Juga : PT Vale Integrasikan Pengelolaan Alam dan Inovasi Rendah Karbon untuk Perkuat Ketahanan Energi

Head of External Relation Regional and Growth PT Vale Indonesia Endra Kusuma mengatakan, festival ini bukti bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang penghormatan terhadap budaya, adat, dan kearifan lokal.Hal tersebut juga sejalan dengan nilai perusahaan CARES.

“Festival ini sebagai wujud nyata perseroan hadir menjaga keberlanjutan tradisi, tak sekedar mengakomodir masyarakat untuk mementaskan seni dan tradisi tapi ada pesan-pesan moral didalamnya yakni kebersamaan melibatkan masyarakat pada desa binaan,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya adalah kerja bersama.

Baca Juga : Program Pangan dan Kemaritiman PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026

PT Vale Indonesia berkolaborasi dengan pemerintah desa, dewan adat, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.

Karang Taruna yang ada di area pemberdayaan IGP Morowali menjadi motor penggerak pelaksanaan kegiatan, menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga masyarakat.

Kolaborasi ini menciptakan ruang dialog antar generasi, di mana nilai-nilai lama dipertahankan sambil membuka diri terhadap inovasi.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi

Arman selaku Kepala Desa Ululere menegaskan pentingnya kolaborasi ini.

“Masih banyak tradisi dan budaya di daerah ini yang bisa kita kenalkan. Kami berharap ke depan lomba-lomba yang diadakan semakin beragam,” ujarnya.

Festival ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Yopi Sabara, Ketua Komisi I DPRD Morowali, menyampaikan apresiasinya.

Baca Juga : PT Vale Tekankan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Fondasi Keberlanjutan

“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Vale karena telah konsisten mengadakan festival budaya ini. Ini adalah langkah nyata dalam menjaga identitas lokal di tengah arus modernisasi.”

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya di Morowali. Sebagai generasi penerus, semua memiliki tanggung jawab untuk terus menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada tradisi dan budaya yang menjadi perekat kebersamaan.

“Harapan ke depan, kegiatan ini dapat diperluas ke skala kabupaten sehingga semua desa dan kecamatan bisa ikut serta,” jelasnya.

Tarian Luminda telah terdaftar sebagai warisan budaya tak benda Indonesia, menandakan nilai autentik budaya Morowali.

Sementara Mehule atau permainan gasing sedang dalam proses pendaftaran sebagai permainan tradisional yang mendukung ekonomi kreatif berbasis tradisi.

Lebih dari sekadar festival, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PT Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.

Pelestarian budaya adalah bagian dari filosofi keberlanjutan perusahaan: bahwa kemajuan tidak boleh mengorbankan akar budaya.

Selain lomba Mehule dan Tarian Luminda, festival ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga, memperkuat peran pemuda melalui kepanitiaan, dan menguatkan nilai-nilai budaya di Kabupaten Morowali khususnya di area pemberdayaan PT Vale Indonesia site Morowali.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...