SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Mizar Roem mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam peresmian Rammang-Rammang VIP Room di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Rabu (24/12/2025).
Peresmian fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan bandara, khususnya bagi tamu VIP dan VVIP.
Selain itu, kehadiran VIP Room ini diharapkan mampu menampilkan wajah Sulawesi Selatan yang lebih representatif sebagai salah satu pintu gerbang utama kawasan Indonesia Timur.
Baca Juga : Sengketa Lahan, DPRD Sulsel Minta Proyek Tanggul Sungai Tallo Dihentikan
Rammang-Rammang VIP Room dirancang dengan mengusung konsep kearifan lokal yang terinspirasi dari kawasan karst Rammang-Rammang di Kabupaten Maros, yang selama ini dikenal sebagai ikon pariwisata Sulawesi Selatan.
Konsep tersebut menghadirkan nuansa eksklusif dan nyaman, sekaligus memperkenalkan kekayaan alam serta budaya daerah kepada para tamu penting yang menggunakan layanan Bandara Sultan Hasanuddin.
Mizar Roem menyambut baik peresmian fasilitas tersebut dan menilai kehadiran VIP Room menjadi wujud sinergi antara peningkatan pelayanan publik dan promosi daerah.
Baca Juga : Supriadi Arif Minta Pimpinan OPD di Pemprov Sulsel Aktif Turun ke Lapangan
“Kehadiran Rammang-Rammang VIP Room merupakan langkah strategis untuk memperkuat citra Sulawesi Selatan. Ini tidak hanya mendukung peningkatan kualitas layanan bandara, tetapi juga mendorong sektor pariwisata daerah,” ujar Mizar Roem, Kamis (25/12/2025).
Menurutnya, fasilitas tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang profesional dan berdaya saing, sekaligus memperkenalkan identitas lokal kepada tamu nasional maupun internasional.
Dengan diresmikannya Rammang-Rammang VIP Room, Mizar Roem berharap pelayanan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin semakin optimal dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna jasa.
Baca Juga : Sistem Kuota Haji Berubah, DPRD Sulsel Dorong Penambahan Kuota Jemaah
“Fasilitas ini bisa menjadi etalase budaya dan potensi daerah yang pada akhirnya memberi manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung kemajuan Sulawesi Selatan dan bangsa secara keseluruhan,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar