Logo Sulselsatu

Jelang Musda, Nurdin Halid Dorong Penataan Internal Golkar Sulsel

Asrul
Asrul

Minggu, 11 Januari 2026 19:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tokoh senior Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin Halid, mengimbau Pelaksana Tugas Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhiddin M Said, agar tidak terburu-buru menggelar Musyawarah Daerah (Musda).

Nurdin menilai konsolidasi internal partai harus menjadi prioritas utama sebelum penentuan jadwal Musda.

Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel itu menegaskan bahwa seluruh struktur kepengurusan perlu disolidkan lebih dulu agar pelaksanaan Musda tidak justru memunculkan persoalan baru di internal partai.

Baca Juga : Jadwal Musda Golkar Sulsel Belum Jelas, Alasannya Terbentur Kesibukan Bahlil Lahadalia

“Sebagai senior partai, kader partai, dan anggota legislatif dari Partai Golkar di Sulawesi Selatan, saya mengimbau agar disolidkan dulu seluruh struktur. Untuk apa musyawarah dilakukan jika hanya akan menimbulkan kesulitan bagi partai,” ujar Nurdin Halid, Minggu (11/1/2026).

Menurut Nurdin, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar perlu mempertimbangkan kondisi objektif organisasi di Sulawesi Selatan saat ini. Ia menekankan bahwa Musda sejatinya hanya instrumen organisasi untuk mencapai tujuan yang lebih besar, yakni mengembalikan kejayaan Partai Golkar.

“Yang terpenting bukan buru-buru musyawarah, tetapi mensolidkan dulu seluruh kader, baru kemudian musyawarah,” katanya.

Baca Juga : Panitia Musda Golkar Sulsel Target Dihadiri Seribu Peserta

Nurdin juga menyinggung soal kepengurusan DPD Golkar Sulsel yang saat ini masih dipimpin pelaksana tugas. Ia menilai perpanjangan masa bakti pengurus merupakan kewenangan DPP Partai Golkar sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Karena itu, ia mengimbau agar DPP tidak memaksakan pelaksanaan Musda sebelum proses konsolidasi internal benar-benar rampung dan situasi organisasi dinilai kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Nurdin Halid turut menyinggung wacana pemilihan tidak langsung yang belakangan kembali mengemuka.

Baca Juga : Nurdin Halid Dorong Penataan SDM demi Sukses Koperasi Merah Putih

Nurdin menyebut Partai Golkar sejak awal memiliki pandangan mengenai mekanisme tersebut sebagai bagian dari upaya menata kembali praktik demokrasi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhiddin M Said, menyatakan pihaknya saat ini tengah fokus melakukan konsolidasi internal. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah membentuk kepengurusan harian sementara.

“Kita mau konsolidasi dulu, melengkapi pengurus sementara. Setelah itu kita cari waktu. Saya yakin Golkar akan bersatu di Sulsel,” ujar Muhiddin.

Baca Juga : Sosialisasi Empat Pilar, Andi Waris Halid Tekankan Pentingnya Penguatan Moral Bangsa

Anggota DPR RI ini menjelaskan, penyempurnaan struktur kepengurusan sementara diperlukan karena sejumlah pengurus dinilai sudah tidak aktif atau berhalangan tetap, sehingga perlu dilakukan penataan organisasi sebelum Musda dilaksanakan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Mei 2026 13:20
Appi Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Inklusif untuk Semua ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Lapangan...
News02 Mei 2026 12:10
Dirut Pelindo Tekankan HSSE dan Sinergi Operasional Saat Kunjungi Regional 4
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelindo Regional 4, Jumat (1/5/2026)....
Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....