Logo Sulselsatu

Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Redaksi
Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 21:26

Pemprov Sulsel dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi anggaran 2026. Foto: Istimewa.
Pemprov Sulsel dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi anggaran 2026. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang mahasiswa bernama Rahim yang juga merupakan dari Koalisi Mahasiswa Pemberantas Korupsi Sulsel mengadukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi anggaran tahun 2026.

Laporan itu dilayangkan sebagai bentuk desakan agar aparat penegak hukum mengusut tuntas indikasi penyimpangan tersebut.

“(Pengaduan di KPK) Itu terkait indikasi dugaan korupsi SKPD tahun anggaran 2026 (di) Pemerintah provinsi Sulsel,” kata Rahim kepada Sulselsatu pada Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga : 4 Eks Pimpinan DPRD Sulsel Ngaku Tak Tahu Bibit Nanas, Kejati: Akan Diuji TAPD

Pengaduan tersebut dibawa langsung ke Gedung Merah Putih KPK di Jalan Kuningan Persada, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/4) sekitar pukul 15.22 Wita.

Dalam laporan itu, mahasiswa memuat sejumlah dugaan mark up anggaran dengan total potensi kerugian keuangan daerah mencapai Rp2,13 miliar.

“Total potensi kerugian negara keuangan daerah itu 2,13 miliar. Terkait rincian estimasi dari kami itu belanja sewa kendaraan dinas, belanja jasa kantor, honorarium dan jasa rutin tambahan penghasilan ASN sama belanja TK dan barang habis pake,” sambungnya.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Rahim menyebut dugaan korupsi tersebut terjadi pada tahun anggaran 2026, khususnya semester pertama.

Laporan Rahim, kolaisi mahasiswa pemberantas korupsi. Foto: Istimewa.

Dia menilai nilainya berpotensi membengkak jika dihitung dalam satu tahun penuh, terlebih jika hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan menemukan adanya kegiatan fiktif.

Baca Juga : Kajati Baru Didesak Bongkar Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi P3A di Takalar

“Iye, dari semester satu saja kemungkinan nilai ini bisa bertambah jika dihitung satu tahun penuh dan bertambah jika audit menemukan kegiatan fiktif,” sebutnya.

Rahim menegaskan, sebagai pelapor dirinya memohon kepada KPK untuk segera melakukan telaah dan verifikasi awal atas pengaduan masyarakat tersebut.

Dia juga meminta agar laporan itu ditempatkan dalam skema pencegahan korupsi pada sektor penganggaran daerah.

Baca Juga : Fakta Persidangan Ungkap Perkara Agus Fitrawan Tak Penuhi Unsur Korupsi

“Ketiga melakukan koordinasi dan supervisi dengan aparat pengawasan internal pemerintah. Keempat melaksanakan audit investigasi apabila ditemukan bukti permulaan yang cukup. Kelima mengambil langkah pencegahan guna menghindari potensi kerugian negara sejak dini,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel Jufri Rahman yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.

Wartawan sulselsatu juga telah berupaya menghubungi melalui panggilan telepon, namun belum mendapat respons.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...