Logo Sulselsatu

Imam Fauzan Sebut Ketidakaktifan Sekjen PPP Gus Yasin Tak Ganggu Kinerja Partai

Asrul
Asrul

Minggu, 26 April 2026 12:35

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Bendahara DPP PPP, Imam Fauzan, menegaskan bahwa isu ketidakaktifan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Taj Yasin PPP tidak mempengaruhi kinerja partai. Ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga soliditas internal menghadapi tantangan Pemilu 2029.

Imam yang juga merupakan mantan Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan menyebut, dirinya tidak pernah memikirkan isu pergantian Sekjen di tubuh partai. Menurutnya, tantangan ke depan jauh lebih berat sehingga seluruh kader harus bersatu.

“Pikiran saya kami harus solid, karena tantangan kami untuk Pemilu 2029 itu lebih berat dibanding pemilu barusan. Kalau kami tidak solid, mustahil kami bisa lolos ke Senayan,” ujar Imam Fauzan kepada wartawan di Kantor DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang, Makassar, Sabtu (26/4/2026).

Baca Juga : Mardiono Pastikan Ketidakhadiran Agus-Yasin Tak Ganggu Keabsahan Mukernas

Mantan anggota DPRD Sulsel itu juga membantah adanya pembahasan serius terkait pergantian Sekjen, meskipun isu tersebut sempat mencuat di kalangan pengurus DPW se-Indonesia.

Imam mengakui, saat ini memang ada beberapa pengurus yang belum aktif, termasuk Sekjen yang akrab disapa Gus Yasin bersama Wakil Ketua Umum Agus Suparmanto serta Wakip bendahara Rusman Yakub. Namun, ia optimistis kondisi tersebut hanya sementara dan akan segera teratasi.

“Saya sangat berharap beliau bisa segera aktif dan duduk bersama kami untuk mempersiapkan PPP menghadapi Pemilu 2029,” katanya.

Baca Juga : Respon Mardiono Soal Agus Suparmanto dan Gus Yasin Kompak Tak Hadiri Mukernas DPP PPP di Makassar

Meski demikian, komunikasi internal partai disebut tetap berjalan dengan baik. Imam memastikan dirinya masih menjalin komunikasi dengan Sekjen, termasuk melalui pesan singkat.

“Sejak SK diterbitkan saya sudah bertemu beliau (Gus Yasin). Bahkan sampai sekarang komunikasi masih terjalin, termasuk lewat WhatsApp,” jelasnya.

Terkait administrasi partai, Imam menegaskan tidak ada kendala berarti. Ia menyebut, mekanisme organisasi memungkinkan tugas Sekjen dijalankan oleh wakilnya jika berhalangan.

Baca Juga : Muswil PPP Sulsel, Imam Fauzan Buktikan Anak Muda Mampu Pimpin Partai

“Dalam aturan kami, jika Sekjen berhalangan, administrasi bisa ditandatangani oleh Wakasekjen. Jadi tidak mempengaruhi jalannya organisasi,” tegasnya.

Imam kembali menekankan bahwa seluruh kader PPP saat ini lebih memprioritaskan penguatan struktur dan soliditas partai, ketimbang merespons isu internal yang dinilai tidak produktif.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kami bisa semakin solid dan melengkapi kepengurusan sesuai AD/ART. Target kami jelas, kembali ke Senayan pada 2029,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Mei 2026 13:20
Appi Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Inklusif untuk Semua ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Lapangan...
News02 Mei 2026 12:10
Dirut Pelindo Tekankan HSSE dan Sinergi Operasional Saat Kunjungi Regional 4
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelindo Regional 4, Jumat (1/5/2026)....
Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....