Logo Sulselsatu

Sekda Parepare: Pencegahan Korupsi Bukan Sekadar Moral, Tapi Sistem

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 15 Januari 2026 19:48

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Kejaksaan Negeri Parepare menggelar penerangan hukum pencegahan tindak pidana korupsi dengan menghadirkan Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, dan Kepala Inspektorat, Iwan Asaad, sebagai pemateri.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Parepare, Darfiah, berlangsung di Aula Kejari Parepare pada Kamis (15/1/2026) dan dihadiri seluruh Lurah se-Kota Parepare.

Sekda Amarun Agung Hamka menyambut positif kegiatan ini dan menyebutnya memiliki makna strategis bagi penguatan tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan.

“Kehadiran jaga kelurahan ini harus kita pahami sebagai alat kontrol sebagai instrumen pelindung, sehingga setiap kebijakan dapat tertib administrasi dan aman secara hukum,” jelas Hamka.

Ia menekankan bahwa pencegahan korupsi bukan sekadar soal moralitas semata. “Pencegahan Tipikor sebagai sistem bukan sekadar moral,” tegasnya.

Pemerintah Kota Parepare menyatakan komitmen penuh mendukung program Jaga Kelurahan dan akan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah untuk memastikan program ini berjalan efektif.

Hamka berharap kegiatan penerangan hukum ini dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas para Lurah dalam mengelola keuangan kelurahan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan melayani.

“Program Jaga Kelurahan diharapkan dapat menjadi benteng pencegahan korupsi sejak dini dan memperkuat integritas aparatur pemerintah di tingkat kelurahan,” imbuhnya.

Inspektur Iwan Asaad menjelaskan alasan kelurahan menjadi fokus utama program pencegahan korupsi ini.

“Kenapa kelurahan yang menjadi titik simpul, itu karena kelurahan adalah ujung tombak pelayanan publik, yang dekat dengan masyarakat,” papar Iwan.

Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pengawasan, melainkan upaya membangun komitmen tentang bagaimana cara bekerja dengan benar.

Tujuan dan sasaran program meliputi pencegahan korupsi, tertib administrasi, digitalisasi data, dan membangun budaya integritas di lingkungan pemerintahan kelurahan.

Dalam pemaparan materinya, narasumber menggarisbawahi hal yang membuat posisi Lurah sangat krusial dalam tata kelola pemerintahan.

Sebagai ujung tombak pelayanan, Lurah adalah pejabat yang paling dekat dengan pelayanan publik dan masyarakat, sehingga memiliki peran vital dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat paling bawah.

“Serta memiliki risiko tinggi karena kedekatan dengan warga seringkali menimbulkan potensi gratifikasi atau benturan kepentingan (conflict of interest) yang harus diwaspadai,” ungkap Iwan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Alfa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel21 Januari 2026 21:59
TP PKK Parepare Gelar Rakerda 2026, Andi Arfiah Tasming Tekankan Sinergi dan Kekompakan Pengurus
SULSELSATU.com, PAREPARE – Tim Penggerak PKK Kota Parepare menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan silaturahmi pengurus ...
Makassar21 Januari 2026 21:48
Pastikan Pencatatan Adil, PDAM Makassar Ganti Meter Air Tua dan Rusak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar akan melaksanakan program penggantian meter air secara berkala dan gratis mulai Janu...
Video21 Januari 2026 21:14
VIDEO: Indonesia–Inggris Sepakati Kemitraan Strategis Baru
SULSELSATU.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara resmi menyepakati kemitraan strate...
Makassar21 Januari 2026 20:26
Hujan dan Angin Kencang, Wali Kota Munafri Imbau Warga Makassar Waspada
SULSELSATU.com MAKASSAR – Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang kembali melanda Kota Makassar d...