SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah III Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Makassar mencatat pertumbuhan simpanan Dana Pihak Ketiga (DPK) tertinggi ada di Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara per November 2025.
Pertumbuhan DPK simpanan nasabah di Kabupaten Luwu Timur per November 2025 tumbuh hingga 50,17 persen. Sementara itu, simpanan nasabah di Kabupaten Luwu Utara naik hingga 54,10 persen.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan LPS III Sulampua Prayitno Amigoro mengatakan, pertumbuhan pada dua kabupaten ini masih disurvei.
Baca Juga : Tingkat Bunga Penjaminan LPS Tetap 3,50 Persen
“Penyebab pertumbuhan dana simpanan pada kedua kabupaten ini masih belum pasti, apakah karena adanya investasi, masih disurvei,” ujar Payitno kepada media saat konferensi pers Tingkat Bunga Penjaminan LPS, Kamis (22/1/2026).
Namun, Kota Makassar masih menjadi penyumbang simpanan Sulsel tertinggi yang mencapai 55,48 persen. Tertinggi kedua ada di Kabupaten Luwu Timur sebesar 4,32 persen, lalu diikuti Kabupaten Bone 4,08 persen.
Sementara itu, di periode yang sama ada sejumlah kabupaten mencatat penurunan dana simpanan nasabahnya. Di antaranya ada di Kabupaten Maros, Toraja Utara, Luwu, Bantaeng, dan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Juga : LPS Dorong Literasi Keuangan dan Kreativitas Masyarakat Lewat Festival Warna Dari Timur
“Penurunan simpanan nasabah pada beberapa kabupaten ini juga belum ketahui pasti penyebabnya,” kata Prayitno.
Selanjutnya, jika dilihat dari nominalnya, simpanan di atas Rp2 miliar tumbuh tinggi hingga 21,43 persen. Pertumbuhan kedua ada pada jumlah simpanan Rp100 juta hingga di bawah Rp2 miliar sebesar 5,30 persen. Dana simpanan kurang Rp100 juga tumbuh 2,74 persen.
“Pada November 2025, pertumbuhan DPK perbankan di Sulsel meningkat di atas nasional yang didorong DPK sektor swasta dan simpanan di atas Rp2 miliar,” tambahnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar