Logo Sulselsatu

Bupati Gowa Dorong Swasembada Pangan Lewat Program Cetak Sawah Rakyat

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 08 April 2026 19:05

Bupati Gowa SItti Husniah Talenrang serahkan bantuan alsintan CSR. Foto: Istimewa.
Bupati Gowa SItti Husniah Talenrang serahkan bantuan alsintan CSR. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Sitti Husniah Talenrang menegaskan komitmennya dalam mendorong swasembada pangan melalui optimalisasi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Hal ini disampaikan saat melakukan penanaman padi di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Rabu (8/4/2026).

Bupati Gowa menyebut daerahnya merupakan salah satu penopang sektor pertanian di Sulawesi Selatan. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat sektor ini agar semakin maju dan berdaya saing.

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

“Gowa ini salah satu penopang pertanian di Sulsel, sehingga saya tidak berhenti untuk terus mendorong pertanian kita semakin baik dan maju,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Gowa terus mengoptimalkan Program CSR untuk meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Selain membuka lahan baru, pemerintah juga mendorong peningkatan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

“CSR kita optimalkan agar petani kita bisa terus tumbuh. Lebih khusus bukan hanya untuk menanam, tapi juga ditopang oleh alsintan yang diharapkan dapat terus diperbanyak, bukan hanya pinjam pakai, tetapi dimiliki sehingga petani kita lebih semangat dalam bercocok tanam,” jelasnya.

Bupati Gowa juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas dukungan program strategis di daerahnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gowa Zubair Usman menjelaskan, program CSR merupakan bagian dari strategi nasional untuk mendukung swasembada pangan.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

Program ini membuka lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sawah baru yang siap tanam. Selain menambah luas lahan, program ini juga meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

“Program CSR di Kabupaten Gowa mencakup luasan sekitar 40 hektare yang tersebar di Kecamatan Pallangga dan Parangloe,” ujarnya.

Dari luasan tersebut, produksi padi ditargetkan mencapai 5 hingga 6 ton per hektare. Dengan demikian, potensi tambahan produksi bisa mencapai sekitar 2.500 hingga 3.000 ton gabah kering panen setiap musim tanam.

Baca Juga : Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen

Pemerintah daerah juga telah mengusulkan tambahan program seluas 30 hektare untuk 2026.

Program ini turut didukung sarana dan prasarana pertanian seperti traktor roda dua dan empat, crawler, pompa air, serta peralatan lainnya yang dikelola melalui Brigade Pangan.

Selain itu, petani juga mendapatkan bantuan benih unggul bersertifikat seperti Mekongga, Inpari 32, Inpari 9, Inpari 47, dan Nutrizinc untuk meningkatkan hasil panen.

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Direktur Pelindungan dan Optimasi Lahan Kementerian Pertanian Dede Sulaiman menegaskan, sektor pertanian menjadi prioritas nasional melalui intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.

Menurutnya, Sulsel termasuk wilayah potensial dalam pengembangan swasembada pangan, termasuk Kabupaten Gowa yang telah menjalankan program ini sejak 2025 dan berlanjut pada 2026.

Ia juga menyebut program optimasi lahan untuk sawah eksisting di Sulawesi Selatan mencapai hampir 60 ribu hektare.

“Harapan kami, sawah yang eksisting bisa menjadi lahan produktif untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pemerintah berharap seluruh program ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan di Kabupaten Gowa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 November 2026 12:22
OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah) untuk memperluas edukasi keuanga...
Olahraga02 November 2026 11:55
The Lantis Tutup Fazzio Youth Festival 2026, Tiket Didonasikan ke YKAI
Konser grup musik The Lantis menjadi penutup rangkaian Fazzio Youth Festival 2026 di GOR Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sabtu (31/10/202...
Bisnis02 November 2026 09:30
PLN Dampingi Petani Kopi Batui, Penjualan Naik 326 Persen
Nilai penjualan kopi green bean Kelompok Tani Kopi Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, meningkat lebih dari empat kali lipat setelah mendapatka...
News02 November 2026 07:16
OJK Catat 27,23 Juta Rekening Baru Selama BIK 2026
Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 mencatat pembukaan 27,23 juta rekening dan akun produk jasa keuangan sepanjang Oktober 2026...