Logo Sulselsatu

Bupati Syaharuddin Sebut Sinergi dan Teknologi Kunci Kemakmuran Petani di Sidrap

Asrul
Asrul

Sabtu, 09 Mei 2026 19:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mendorong petani di daerahnya mulai beralih ke sistem pertanian modern guna meningkatkan produktivitas hasil panen.

Hal itu disampaikan Syaharuddin saat menghadiri peluncuran herbisida Pirazo produksi PT Excel Meg Indo di Kelurahan Majjeling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan petani dan penyuluh pertanian tersebut, Syaharuddin menegaskan bahwa peningkatan hasil pertanian tidak cukup hanya mengandalkan pola tanam konvensional.

Baca Juga : Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani

Menurutnya, modernisasi pertanian harus dibarengi dengan penggunaan teknologi dan alat mekanisasi yang tepat.

Ia menyebut sinergi antara petani, pemerintah, dan teknologi pertanian menjadi faktor penting dalam mendorong kesejahteraan petani di Sidrap.

“Petani harus mulai terbuka dengan perkembangan teknologi pertanian. Kalau ada inovasi yang bisa mempermudah pekerjaan dan meningkatkan hasil panen, itu harus dimanfaatkan,” ujarnya.

Baca Juga : Sidrap Perkuat Kerja Sama Perdagangan Antardaerah, Buka Akses Pasar Komoditas Unggulan

Syaharuddin menjelaskan, penggunaan herbisida seperti Pirazo dapat membantu petani mengendalikan gulma yang selama ini mengganggu pertumbuhan tanaman padi. Dengan pengendalian gulma yang baik, unsur hara dan pupuk dapat terserap maksimal oleh tanaman.

Selain itu, ia juga mendorong pemanfaatan alat tanam modern seperti Rice Transplanter untuk meningkatkan efisiensi kerja di sektor pertanian.

Menurutnya, kombinasi penggunaan mesin tanam dan teknologi perlindungan tanaman diyakini mampu meningkatkan produktivitas sawah hingga mencapai lebih dari 10 ton per hektare.

Baca Juga : Lawan Harga Telur Anjlok, Pemkab Sidrap Gaungkan Gerakan Makan 2 Butir Sehari

“Kalau teknologi dimanfaatkan dengan baik dan pengelolaan lahan dilakukan maksimal, saya optimistis hasil panen petani Sidrap bisa terus meningkat,” katanya.

Di sisi lain, Syaharuddin turut mengapresiasi kondisi harga gabah yang dinilai masih cukup baik bagi petani. Saat ini harga gabah disebut berada di kisaran Rp7.300 per kilogram.

Sementara itu, perwakilan PT Excel Meg Indo, Ode Khalik, mengatakan herbisida Pirazo dirancang untuk membantu petani mengatasi berbagai jenis gulma yang sulit dikendalikan di lahan pertanian Sulawesi Selatan.

Baca Juga : 300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern

Menurutnya, produk tersebut dapat digunakan baik pada sistem tanam tabela maupun tanam pindah.

“Kami ingin hadir bukan hanya membawa produk, tetapi juga mendampingi petani agar produktivitas pertanian bisa semakin maksimal,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Kriminal27 September 2026 23:00
Pemuda Tewas Diduga Tertembak Saat Perang Kelompok di Tallo, Polda Sulsel Selidiki
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) tewas diduga tertembak saat perang kelompok di Kecamatan Tal...
Makassar27 September 2026 20:10
Bapenda Makassar Jadi Narasumber Makassar Bikers Day Fest 2026 ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melalui Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Muhammad ...
Nasional27 September 2026 17:40
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan ke Kriyanusa 2026
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghadirkan sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi dalam Pameran Kriyanusa 2026 ...
Bisnis27 September 2026 17:05
Proyek Tol IKN Tahap 2, Kalla Beton Siapkan 8.175 Meter Kubik Beton
Kalla Beton kembali terlibat dalam pembangunan infrastruktur strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur....