Logo Sulselsatu

Polisi Ungkap Motif 5 Geng Motor di Makassar Bacok Bocah 13 Tahun

Asrul
Asrul

Selasa, 12 Mei 2026 21:48

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak lima anggota geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap usai membacok bocah berusia 13 tahun. Polisi mengungkap aksi pembacokan tersebut diduga dipicu motif dendam terhadap korban.

“Hasil interogasi pada pelaku, motifnya adalah dendam dengan korban,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana saat konferensi pers di Kantornya, Selasa (12/5/2026).

Arya menyebut para pelaku mengakui memiliki dendam terhadap korban sebelum melakukan penyerangan. Selain itu, para pelaku juga diketahui membawa sejumlah senjata tajam dan busur saat beraksi menggunakan sepeda motor.

Baca Juga : Ditetapkan Tersangka, Penasehat Hukum Korban Minta Polisi Segera Tahan Oknum Guru Penganiaya Murid di Jeneponto.

“Ada yang membawa senjata tajam, ada yang bawa busur, dengan menggunakan motor, ini memang sudah direncanakan untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap korban karena motif dendam itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, aksi pembacokan brutal itu terjadi di Jalan Abu Bakar Lambogo (Ablam), Kecamatan Makassar, pada Minggu (10/5) dini hari. Polisi telah menangkap lima pelaku dan menetapkannya sebagai tersangka.

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengungkapkan korban dibacok saat sedang berkumpul bersama teman-temannya tepi jalan Ablam.

Baca Juga : 20 Motor Berknalpot Brong di Manggala Makassar Disita Polisi

Saat itu, sekelompok geng motor yang menggunakan sekitar empat sepeda motor tiba-tiba datang lalu langsung menyerang korban.

“Untuk kronologinya sendiri, berdasarkan keterangannya (korban) sedang duduk-duduk nongkrong. Lalu datanglah sekelompok geng motor ini, ada 4 motor yang datang dan langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap korban,” tuturnya.

Arya menyebut para pelaku menyerang korban dan teman-temannya menggunakan parang. Ketika situasi mencekam itu terjadi, teman-teman korban berupaya kabur menyelamatkan diri. Namun nahas, korban terjatuh dan terkena tebasan senjata tajam pada bagian punggung.

Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Tersangka Korupsi PBG Tak Ditahan Karena Dianggap Kooperatif

“(pelaku melakukan kekerasan ke korban) dengan mengayungkan parang. Ini teman-teman korban lalu kabur, tetapi korban terjatuh, sehingga korban terkena sabetan senjata tajam di bagian punggung,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...