Logo Sulselsatu

Kapolrestabes Makassar Perintahkan Tembak di Tempat Geng Motor yang Ancam Nyawa Warga

Asrul
Asrul

Selasa, 12 Mei 2026 21:52

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menegaskan tindakan tegas berupa tembak di tempat terhadap anggota geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akan diberlakukan apabila aksi pelaku kekerasan membahayakan nyawa masyarakat.

Selain itu, tindakan tegas juga akan dilakukan jika aparat kepolisian terancam saat proses penindakan berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana saat merilis sejumlah anggota geng motor yang ditangkap usai membacok bocah berusia 13 tahun di Mapolrestabes Makassar, Senin (12/5/2026).

Baca Juga : Ditetapkan Tersangka, Penasehat Hukum Korban Minta Polisi Segera Tahan Oknum Guru Penganiaya Murid di Jeneponto.

Mulanya, Arya menjawab pertanyaan wartawan terkait pernyataan anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, mengenai tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan di Makassar.

“Kalau memang pelaku kejahatan itu sudah mengancam nyawa masyarakat, perintah saya tembak di tempat. Ada polisi di situ, dia (para pelaku kekerasan) mengancam nyawa masyarakat di situ dengan parang atau mungkin dengan senjata lainnya, tembak di tempat,” ujar Kombes Arya Perdana.

Selain itu, Arya mengatakan tindakan tegas berupa tembak di tempat juga akan diberlakukan terhadap pelaku kekerasan yang mengancam nyawa anggota kepolisian saat bertugas.

Baca Juga : 20 Motor Berknalpot Brong di Manggala Makassar Disita Polisi

“Juga kalau mengancam jiwa anggota kepolisian yang sedang bertugas, tembak di tempat (pelaku kekerasan). Perintah saya begitu,” ungkapnya.

Meski begitu, Arya menegaskan tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan tetap akan dilakukan secara terukur sesuai situasi di lapangan.

Dia memastikan tindakan tembak di tempat tidak serta-merta dilakukan apabila pelaku tidak membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas.

Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Tersangka Korupsi PBG Tak Ditahan Karena Dianggap Kooperatif

“Tapi kalau memang tidak mengancam, yah dilakukan upaya-upaya yang tegas tapi terukur. Tidak serta merta langsung menembak, tidak akan seperti itu,” pungkasnya.

Belakangan ini, aksi kekerasan di Kota Makassar marak terjadi dan meresahkan masyarakat. Para pelaku yang kerap beraksi secara berkelompok dengan berboncengan sepeda motor, atau dikenal sebagai geng motor, dinilai semakin membuat warga khawatir.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...