Logo Sulselsatu

Malam Kenangan Dies Natalis UNM, Prof. Farida Serukan Persatuan Sivitas Akademika Menuju Kampus Bereputasi

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Minggu, 02 Agustus 2026 22:06

Plt. Rektor UNM Prof. Farida Patittingi. Foto: Istimewa.
Plt. Rektor UNM Prof. Farida Patittingi. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Malam Kenangan dalam rangka Dies Natalis ke-65 di Lantai 3 Menara Pinisi UNM, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis sekaligus ajang refleksi atas perjalanan dan perkembangan UNM sejak berdiri hingga saat ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi, dalam sambutannya mengatakan peringatan Dies Natalis ke-65 menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah panjang yang telah membentuk Universitas Negeri Makassar. Menurut dia, capaian yang diraih UNM saat ini merupakan hasil dari proses transformasi dan kontribusi para pendahulu yang membangun fondasi institusi selama puluhan tahun.

Prof. Farida mengulas perjalanan UNM yang bermula sebagai salah satu fakultas di Universitas Hasanuddin, kemudian menjadi cabang IKIP Yogyakarta, bertransformasi menjadi IKIP Makassar, IKIP Ujung Pandang, hingga akhirnya menjadi Universitas Negeri Makassar.

“Jejak sejarah itu harus selalu kita lihat dan cermati. Betapa besar Universitas Negeri Makassar ini yang bertransformasi dari Fakultas di Universitas Hasanuddin, menjadi cabang IKIP Yogyakarta, IKIP Makassar, IKIP Ujung Pandang, hingga menjadi Universitas Negeri Makassar seperti sekarang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pendiri dan rektor yang pernah memimpin UNM. Menurutnya, perkembangan universitas hingga saat ini tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin terdahulu yang meletakkan dasar bagi kemajuan institusi.

Prof. Farida juga menyebut sejumlah tokoh yang dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan UNM, di antaranya Prof. Syahruddin Kaseng dan Prof. Arismunandar yang menginisiasi pembangunan Menara Pinisi sebagai salah satu ikon kampus.

“Tidak ada hari ini kalau tidak ada hari kemarin. Kita hanya melanjutkan perjuangan yang telah dibangun para pendahulu, memperkuatnya, menumbuhkannya menjadi lebih baik, lebih inovatif, dan memberikan dampak yang semakin luas,” katanya.

Ia mengaku bersyukur mendapat amanah memimpin UNM pada periode transisi. Menurutnya, kepemimpinan di perguruan tinggi merupakan estafet yang harus diteruskan oleh pemimpin berikutnya dengan visi, komitmen, dan tanggung jawab untuk terus memajukan universitas.

Prof. Farida menegaskan bahwa keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari pembangunan fisik kampus, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan.

“Berbicara tentang kampus bukan hanya gedung-gedung yang menjulang tinggi, tetapi bagaimana kita membangun manusia yang lebih baik, lebih kuat, lebih mandiri, lebih berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Menurutnya, lulusan Universitas Negeri Makassar telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri dan berkiprah di berbagai bidang. Keberadaan para alumni tersebut menjadi bagian penting dalam memperkenalkan UNM sebagai institusi yang melahirkan tenaga kependidikan dan sumber daya manusia di berbagai disiplin ilmu.

Pada kesempatan itu, Prof. Farida juga menyampaikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh keluarga besar UNM atas kolaborasi yang terus terjalin dalam mendukung pengembangan universitas.

Ia mengajak seluruh sivitas akademika menjaga persatuan dan kekompakan agar UNM tetap menjadi institusi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Kalau kita kompak, kalau kita bersama, kalau di dalam kita solid, orang tidak akan mampu menembus kita. UNM akan tetap kokoh berdiri apa pun tantangan yang datang. UNM selalu jaya dalam tantangan,” ujarnya.

Untuk memperkuat rasa kebersamaan, Prof. Farida memperkenalkan slogan “Saya UNM, Kita Semua UNM”. Ia mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, dan keluarga besar UNM menggunakan identitas “Kita UNM” pada foto profil media sosial sebagai simbol persatuan dan kecintaan terhadap almamater.

Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga dan mengembangkan Universitas Negeri Makassar sebagai rumah bersama seluruh sivitas akademika.

“Kita harus menghadirkan rasa cinta kepada Universitas Negeri Makassar karena ini adalah rumah kita bersama. Rumah ini harus kita jaga bersama agar UNM terus berkembang menjadi universitas yang semakin maju, bereputasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, malam Kenangan Dies Natalis ke-65 dihadiri jajaran pimpinan universitas, para guru besar, mantan rektor, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...