Logo Sulselsatu

OJK Prioritaskan Integritas Pasar Modal, Luncurkan ETF Emas

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 10 Agustus 2026 17:44

Peluncuran ETF Emas yang kini diperdagangkan di pasar modal. Foto: Istimewa.
Peluncuran ETF Emas yang kini diperdagangkan di pasar modal. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadikan penguatan integritas pasar modal sebagai prioritas dalam mendorong transformasi Pasar Modal Indonesia.

Upaya tersebut diarahkan untuk membangun pasar yang semakin efisien, transparan, terpercaya, dan inovatif.

Komitmen itu disampaikan OJK dalam peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Baca Juga : OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital

Mengusung tema “Akselerasi Transformasi untuk Berdaulat, Mandiri, dan Maju Bersama”, kegiatan tersebut turut menjadi momentum peluncuran Exchange Traded Fund (ETF) Emas sebagai instrumen investasi baru yang diperdagangkan di bursa.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, penguatan integritas pasar modal menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat dan investor.

“OJK berkomitmen untuk terus meningkatkan likuiditas, transparansi, tata kelola dan enforcement serta sinergitas sebagai bagian dari rencana aksi reformasi integritas di Pasar Modal Indonesia. OJK juga senantiasa terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan juga sistem pengawasan,” kata Friderica.

Baca Juga : OJK dan DPR RI Edukasi Keuangan Masyarakat Sinjai

Menurut Friderica, reformasi integritas yang dilakukan OJK bersama pemangku kepentingan telah membawa perubahan pada perkembangan pasar modal Indonesia.

Salah satu indikatornya terlihat dari jumlah Single Investor Identification (SID) yang mencapai 30,27 juta atau tumbuh 48,67 persen secara tahunan.

Pertumbuhan jumlah investor tersebut, kata Friderica, tidak hanya menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat. Angka itu juga mencerminkan kepercayaan dan harapan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia.

Baca Juga : Sulsel dan Selayar Raih TPAKD Award 2026

“Tidak hanya sekadar pertumbuhan jumlah investor, tetapi makna di balik itu bahwa ada trust, ada confidence, ada harapan masyarakat Indonesia terhadap pasar modal Indonesia,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia menjadi momentum untuk terus menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian dan pasar keuangan Indonesia.

Menurut Airlangga, pasar modal menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor dalam melihat kondisi perekonomian, terutama pada momentum strategis.

Baca Juga : OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal Tingkatkan Kepercayaan Investor

“Saya apresiasi juga reformasi yang telah dilakukan dan berharap sektor keuangan makin kredibel dalam inovatif dan berdaya saing,” kata Airlangga.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengapresiasi agenda reformasi integritas yang dilakukan OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO).

Reformasi tersebut mencakup penguatan likuiditas, peningkatan transparansi, tata kelola, serta pendalaman pasar.

Baca Juga : OJK dan Komisi XI DPR Edukasi Keuangan di Soppeng

Pemerintah berharap penguatan tersebut dapat membuat pasar modal semakin dalam, likuid, kredibel, dan mampu berperan lebih optimal dalam memfasilitasi investasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Di tengah agenda penguatan pasar modal tersebut, OJK turut meluncurkan ETF Emas. Produk ini menjadi salah satu quick win dari delapan rencana aksi OJK dalam agenda pendalaman pasar secara terintegrasi.

Friderica mengatakan, ETF Emas menawarkan alternatif investasi yang praktis dan likuid. Produk tersebut juga disebut dapat menjadi instrumen safe haven serta memperluas pengembangan Pasar Bullion melalui kolaborasi antara lembaga dan pelaku industri.

“ETF Emas menawarkan investasi yang praktis, likuid, sesuai prinsip syariah, berfungsi sebagai safe haven, sekaligus memperluas Pasar Bullion melalui kolaborasi antarlembaga dan pelaku industri,” kata Friderica.

Airlangga berharap kehadiran ETF Emas tidak hanya memperluas pilihan investasi bagi masyarakat, tetapi juga ikut meningkatkan likuiditas pasar.

Juda Agung juga menilai ETF Emas dapat memperluas basis investor, menambah keragaman instrumen investasi, meningkatkan likuiditas, sekaligus memperkuat tata kelola pasar.

Kepala Eksekutif Pengawas pasar modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menambahkan, ETF Emas diharapkan dapat memperkuat stabilitas pasar modal melalui diversifikasi instrumen dan memberikan pilihan investasi yang lebih beragam bagi investor.

Dengan penguatan integritas dan bertambahnya pilihan instrumen investasi, OJK menargetkan pasar modal Indonesia dapat semakin berperan dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional serta transformasi menuju ekonomi yang resilien dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...