Logo Sulselsatu

Kredit Perbankan Sulsel Tumbuh 5,27 Persen, Tembus Rp176,30 Triliun

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 12 Agustus 2026 19:26

Grafik penyaluran kredit di Sulsel berdasarkan data dari OJK Sulselbar. Foto: Sulselsatucom.
Grafik penyaluran kredit di Sulsel berdasarkan data dari OJK Sulselbar. Foto: Sulselsatucom.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyaluran kredit perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus tumbuh hingga Juni 2026. Total kredit mencapai Rp176,30 triliun, meningkat 5,27 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan jenis penggunaannya, kredit produktif masih menjadi penopang utama dengan porsi 52,28 persen dari total penyaluran. Nilainya mencapai Rp91,89 triliun.

Sementara itu, kredit konsumtif memiliki porsi 47,72 persen dengan nilai mencapai Rp82,50 triliun.

Baca Juga : OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulsel dan Sulbar (Sulselbar) Moch Muchlasin mengatakan, jika dilihat berdasarkan sektor ekonomi, perdagangan besar dan eceran menjadi sektor dengan penyaluran kredit terbesar. Nilainya mencapai Rp37,96 triliun, dengan pangsa 21,53 persen dari total kredit perbankan Sulsel.

Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan berada di posisi berikutnya dengan penyaluran kredit sebesar Rp16,51 triliun atau memiliki pangsa 9,13 persen. Sektor tersebut juga mencatat pertumbuhan cukup kuat sebesar 11,23 persen yoy.

“Selanjutnya, penyaluran kredit kepada sektor industri pengolahan mencapai Rp7,53 triliun, sedangkan sektor konstruksi mencapai Rp5,05 triliun,” ujarnya.

Baca Juga : OJK Gandeng 27 Asosiasi Perkuat Tata Kelola Keuangan

Sektor real estate, usaha persewaan dan jasa perusahaan mencatat penyaluran sebesar Rp4,28 triliun. Sektor ini menjadi salah satu yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi, yakni 16,85 persen yoy.

Pertumbuhan tinggi juga terlihat pada sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi yang mencatat penyaluran Rp3,08 triliun, tumbuh 18,07 persen yoy.

Adapun sektor perikanan memperoleh penyaluran kredit sebesar Rp2,20 triliun, dengan pertumbuhan 5,69 persen secara tahunan.

Baca Juga : OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital

Dari sisi wilayah, Kota Makassar menjadi daerah dengan penyaluran kredit produktif terbesar di Sulawesi Selatan.

Pada Juni 2026, kredit produktif di Makassar mencapai Rp83,40 triliun, dengan pangsa 53,04 persen.

Palopo berada di posisi berikutnya dengan Rp10,42 triliun atau 6,63 persen, disusul Bone sebesar Rp6,20 triliun atau 3,94 persen. Parepare mencatat Rp6,12 triliun dan Bulukumba Rp5,48 triliun.

Baca Juga : OJK dan DPR RI Edukasi Keuangan Masyarakat Sinjai

Sejumlah daerah juga mencatat pertumbuhan kredit produktif secara tahunan. Toraja Utara mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,62 persen, disusul Bone 8,54 persen dan Makassar 7,15 persen.

Di sisi lain, beberapa daerah mengalami kontraksi penyaluran kredit produktif, antara lain Gowa yang turun 3,77 persen, Bulukumba 2,23 persen, Takalar 1,86 persen, serta Sinjai 1,25 persen.

Secara keseluruhan, pertumbuhan kredit tersebut menunjukkan fungsi intermediasi perbankan di Sulawesi Selatan tetap berjalan.

Baca Juga : Sulsel dan Selayar Raih TPAKD Award 2026

Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 117,71 persen, sementara rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) berada pada level 3,70 persen.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...