Logo Sulselsatu

Perum Jasa Tirta I Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air di Sulsel

Asrul
Asrul

Sabtu, 15 Agustus 2026 13:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARPerum Jasa Tirta I (PJT I) memperluas peran strategisnya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan.

Perusahaan tersebut kini mendapat penugasan untuk mengelola Wilayah Sungai (WS) Pompengan Larona dan WS Saddang berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2026.

Langkah awal pelaksanaan penugasan dilakukan melalui Sosialisasi Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2026 yang digelar PJT I bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) pada 23 Juni 2026.

Baca Juga : Dampak Tarif Trump Turunkan Pendapatan Eskpor Luar Negeri Sulsel Hingga Rp535,24 Miliar

Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan tugas dan peran PJT I sekaligus memperkuat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, pemerintah daerah, pengguna sumber daya air, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Divisi Jasa ASA WS Pompengan Larona dan Saddang Perum Jasa Tirta I, Indra, mengatakan pengelolaan kedua wilayah sungai membutuhkan strategi berbeda karena memiliki karakteristik dan pola hujan yang tidak sama.

“Dua wilayah sungai di Sulawesi Selatan ini memiliki karakter yang sangat berbeda. Pola hujannya juga berbeda, sehingga pendekatan pengelolaannya perlu disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah,” kata Indra.

Baca Juga : Kinerja Perbankan Syariah Sulsel Lebih Unggul Dibanding Konvensional, Aset Tumbuh 20,62 Persen

Menurutnya, penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi salah satu kunci agar pengelolaan sumber daya air dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah ketersediaan serta pengaturan alokasi air, terutama dalam menghadapi kondisi El Niño. Persoalan tersebut dinilai strategis karena Sulawesi Selatan memiliki peran penting sebagai salah satu lumbung beras dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain ketersediaan air, PJT I juga menyoroti persoalan sedimentasi serta perlunya menjaga ekosistem sungai dan kawasan tangkapan air di wilayah hulu.

Baca Juga : Aset Perbankan Sulsel Mencapai Rp200,37 Triliun, Tumbuh Positif di Awal Tahun

Pengelolaan WS Pompengan Larona dan WS Saddang akan mengacu pada lima pilar pengelolaan sumber daya air. Pilar tersebut meliputi konservasi, pendayagunaan, pengendalian daya rusak air, pengembangan sistem informasi sumber daya air, serta pemberdayaan dan peningkatan peran masyarakat.

Pada tahap awal, PJT I menyiapkan sejumlah program, termasuk penyusunan kajian dan studi pengelolaan sumber daya air, rencana pengendalian serta mitigasi banjir, hingga rehabilitasi dan konservasi lahan.

PJT I juga berencana menerapkan Smart Water Management System (SWMS) untuk mendukung pengelolaan sumber daya air di kedua wilayah sungai tersebut.

Baca Juga : Solusi Strategis PT Vale Hadapi Tantangan di Industri Pertambangan

Dalam pelaksanaannya, PJT I akan memperkuat sinergi dengan BBWS Pompengan Jeneberang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten/kota, masyarakat, serta para pengguna sumber daya air.

Koordinasi juga akan diarahkan untuk mendorong seluruh pengguna sumber daya air, baik yang telah memiliki izin maupun yang belum, agar memenuhi ketentuan perizinan sesuai aturan yang berlaku.

Dengan pengalaman selama 36 tahun di bidang pengelolaan sumber daya air, PJT I akan membawa kompetensi, pengalaman operasional, serta sistem pengelolaan yang telah dikembangkan perusahaan untuk diterapkan di WS Pompengan Larona dan WS Saddang.

Baca Juga : NMAX Tour Boemi Nusantara di Sulawesi Jelajahi Pesona Alam dan Budaya Bulukumba

Kehadiran PJT I di dua wilayah sungai tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat tata kelola sumber daya air di Indonesia.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, pengelolaan sumber daya air diharapkan tidak hanya menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memenuhi kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah serta memperkuat ketahanan pangan, air, dan energi nasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...