SULSELSATU.com, MAKASSAR – Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) berkolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan Politeknik Pintu 0 Unhas, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea. YARI sendiri merupakan yayasan yang didirikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, makanan untuk anak, peralatan evakuasi seperti tenda dan kasur. Kemudian bantuan sandang seperti selimut, perlengkapan ibadah, pakaian, dan perlengkapan sekolah.

Baca Juga : ALDERA-YARI Gelar Jalan Sehat 25 Tahun Reformasi, Bakal Dihadiri Puluhan Ribu Masyarakat
Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi, Akbar Supriadi mengatakan, selain bantuan tersebut, Founder Yayasan Anak Rakyat Rudianto Lallo juga memberikan santunan tunai untuk Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran.
“Total ada 10 KK yang terdampak kebakaran. Bapak Rudianto Lallo memberikan bantuan uang tunai masing-masing 1 juta setiap KK,” ujar Akbar.
Akbar mengatakan, kehadiran Yayasan Anak Rakyat dan Kemensos merupakan wujud perhatian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sekaligus diharapkan dapat memberikan dukungan moril dan membantu para korban untuk bangkit serta menata kembali kehidupan yang lebih baik ke depan.
Baca Juga : Udhin Leaders Bakal Hibur Peserta Jalan Sehat Anak Rakyat di Kecamatan Panakkukang
“Bantuan yang serahkan mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat meringankan beban para korban serta membantu proses pemulihan fisik dan mental pascabencana,” ungkap Akbar.
Sekadar diketahui, kebakaran menghanguskan 2 kios, 7 rumah, dan 1 kosan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Insiden itu diduga dipicu korsleting listrik dari dalam salah satu kios.
Kebakaran terjadi di Jalan Politeknik Pintu 0 Unhas, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Sabtu (22/8). Api dilaporkan muncul mulai sekitar pukul 03.30 Wita. Tidak ada korban jiwa (dan luka) kejadian ini.
Baca Juga : Yayasan Bentukan Ketua DPRD Rudianto Lallo Bantu Korban Banjir di Makassar
Insiden itu pertama kali diketahui oleh pemilik kios yang terbangun dan melihat api muncul di belakang kulkas miliknya. Tujuh armada Damkar Makassar pun dikerahkan ke lokasi. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar