Logo Sulselsatu

Prodi Hukum Bisnis UNM dan Indolaw Bedah Peluang dan Tantangan Carbon Trading

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 30 Oktober 2026 21:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU, MAKASSAR – Program Studi Hukum Bisnis Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Indolaw Office menggelar seminar nasional yang membahas peluang dan tantangan perdagangan karbon (carbon trading). Kegiatan ini mengulas aspek hukum bisnis, mekanisme perdagangan karbon, serta kaitannya dengan upaya perlindungan lingkungan.

Seminar nasional tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (30/10/2026), pukul 13.30 hingga 15.35 WIB. Kegiatan ini diikuti sebanyak 272 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, pemaparan materi disampaikan oleh Russel Khalfani Pandya Rasyah selaku Associate, Delwyn Wono sebagai Foreign Counsel, serta Rabin Daniel Nainggolan selaku peneliti Indonesian Center for Environmental Law (ICEL). Diskusi dipandu Agung Darwis sebagai moderator dan didampingi Erlikasari selaku dosen pembimbing.

Baca Juga : Tujuh Kandidat Berebut Kursi Rektor UNM

Koordinator Program Studi Hukum Bisnis FIS-H UNM, Ririn Nurfaathirany Heri, mengatakan perdagangan karbon merupakan isu strategis yang berkaitan erat dengan hukum bisnis. Hal ini terutama menyangkut aspek transaksi, kepastian kontrak, serta tanggung jawab hukum para pihak.

Menurutnya, perkembangan perdagangan karbon juga menjadi peluang bagi pengembangan kajian hukum bisnis yang mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi dan lingkungan.

Baca Juga : UNM Jadi Tuan Rumah Forum SPI Nasional 2026, 95 PTN Bahas Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi

“Pembahasan mencakup peluang dan tantangan perdagangan karbon, khususnya dalam kaitannya dengan kebijakan hukum, mekanisme perdagangan karbon, serta upaya mewujudkan perlindungan lingkungan yang berkelanjutan,” kata Ririn dalam keterangannya.

Sementara itu, dosen pembimbing kegiatan, Erlikasari, mengatakan seminar nasional menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik. Melalui kajian perdagangan karbon, mahasiswa dan peserta diharapkan lebih kritis dalam memahami keterkaitan antara aktivitas ekonomi, regulasi, dan perlindungan lingkungan.

Para peserta yang mengikuti seminar tersebut memperoleh e-sertifikat serta kesempatan memperluas jejaring akademik dan profesional.

Baca Juga : Arifin Manggau Jadi Pendaftar Pertama Calon Rektor UNM, Bawa Spirit “Sama-samaKi” untuk UNM

Melalui seminar nasional ini, Prodi Hukum Bisnis FIS-H UNM bersama Indolaw Office berharap dapat meningkatkan literasi dan pengembangan kajian hukum bisnis yang responsif terhadap isu lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan praktisi untuk memperluas pemahaman mengenai perdagangan karbon sebagai salah satu peluang dan tantangan hukum bisnis di masa mendatang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan30 Oktober 2026 22:12
Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia
Mahasiswa Kalla Institute Uwais Abdullah meraih juara pertama kategori Qabaq Style dalam ajang SEAHAWK (Southeast Asian Horseback Archery Warrior Knig...
Bisnis30 Oktober 2026 21:59
Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan pendapatan sebesar US$896,07 juta atau meningkat 27 persen sepanjang Januari hingga September 2026....
Politik30 Oktober 2026 20:29
Rudianto Lallo Kembali Blusukan, Kunjungi Tokoh Masyarakat dan Bagi Bantuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, kembali menyambangi tokoh masyarakat di Kelurahan Maccini Sombala, K...
News30 Oktober 2026 18:58
MaRIConnected Hadirkan 26 KOL Sambut HUT ke-26 MaRI
Mal Ratu Indah (MaRI) menghadirkan program MaRIConnected dengan melibatkan 26 Key Opinion Leaders (KOL) dari berbagai latar belakang dan minat....