Logo Sulselsatu

Menag Bantah Terima Duit Suap Rp70 Juta

Asrul
Asrul

Senin, 03 Juni 2019 20:56

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. (Sulselsatu.com/Asrul)
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. (Sulselsatu.com/Asrul)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membantah menerima uang suap Rp70 juta atas pengangkatan Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.

Lukman mengaku terkejut mendengar namanya disebut oleh jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dakwaan Haris.

Dalam persidangan Haris pada Rabu (29/5/2019) lalu, Jaksa Penuntut Umum menyebut nama Lukman ikut menerima uang Rp70 juta dalam kasus jual beli jabatan tersebut. Sang menteri sekaligus kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu disebut dua kali menerima dalam nominal Rp20 juta dan Rp50 juta. Lukman menyangkalnya.

Baca Juga : Pengamat Desak Wali Kota Makassar Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek

“Jadi sama sekali saya tidak pernah mengetahui apalagi menerima adanya hal seperti itu,” kata Lukman usai memimpin sidang isbat di kantor Kemenag, seperti dilansir CNNIndonesia, Senin (3/6/2019).

Lukman juga mengklaim bahwa pemberian uang sebesar Rp50 juta seperti yang ada dalam dakwaan Haris tak pernah terjadi. Ia membantah ada pertemuan dengan Haris di Hotel Mercure pada 1 Maret 2019.

Kepada para jurnalis, Lukman menekankan bahwa saat itu ia hadir untuk memberi pembekalan kepada aparatur sipil negara Kemenag sehingga tak punya waktu untuk bertemu dengan Haris.

Baca Juga : Mantan Ketum PPP Romahurmuziy Divonis 2 Tahun Penjara

“Jadi tidak ada jeda waktu semenit pun untuk saya hanya berdua dengannya sehingga saya tidak pernah menerima sebagaimana yang disampaikan karena saya selalu berada di kerumunan banyak orang, dari saya tiba sampai saya meninggalkan acara,” tuturnya.

Adapun untuk nominal Rp20 juta yang disebut dalam dakwaan Haris, Lukman meralat bahwa uang yang dimaksud itu hanya Rp10 juta. Menurut Lukman, uang itu diberikan oleh Haris kepada ajudannya sebagai honorarium tambahan dalam acara di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jawa Timur, 9 Maret 2019.

Namun Lukman mengklaim ia menolak menerima uang itu karena acara yang ia hadiri bukan acara dari Kanwil Kemenag, melainkan acara dari pihak lain.

Baca Juga : Menag dan Romi Terima Duit Suap Rp325 Juta di Tiga Tempat

“Oleh karenanya saya merasa tidak berhak menerima honorarium tambahan itu dan saya langsung pada saat itu juga memerintahkan ajudan saya malam itu juga mengembalikan lagi ke saudara Haris,” imbuh Lukman.

Kendati demikian, Lukman mengaku uang itu baru dikembalikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 22 Maret 2019 atau sepekan setelah hari penangkapan Ketua Umum PPP Romahurmuziy dalam operasi tangkap tangan terkait jual beli jabatan di lingkungan Kemenag.

Ia beralasan ajudannya belum mengembalikan uang Rp10 juta itu karena tempat tinggal Haris yang berada di Surabaya.

Baca Juga : Kasus Suap Jabatan, KPK Segera Jerat Menag Lukman Hakim Saifuddin

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan11 September 2026 22:56
Ruslan Lallo Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dishub Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar H Ruslan Lallo menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Ang...
Hukum11 September 2026 20:45
Kuasa Hukum Minta Polda Sulsel Turun Tangan Usut Kasus Bayi Meninggal di RS Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kuasa hukum keluarga Muhammad Ilhamsyah Taufan dan Nura Adiva Faradiba meminta Polda Sulawesi Selatan memberi perhati...
Video11 September 2026 19:47
VIDEO: Antrean Panjang di Seluruh SPBU di Makassar
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan antrean panjang kendaraan di seluruh SPBU di Kota Makassar. Kejadian tersebut telah terjadi beberap...
Makassar11 September 2026 17:42
Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Keluhan masyarakat terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Makassar mendapat perhat...