Nasib Rizieq Shihab dan Aturan Overstay di Arab

SULSELSATU.com – Wacana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang hingga kini masih berdiam di Arab Saudi kembali ramai diperbincangkan pasca Pemilihan Presiden 2019 lalu.

Wacana itu mencuat di tengah rencana rekonsiliasi usai Pilpres 2019. Pemulangan Rizieq menjadi salah satu syarat yang disodorkan kubu oposisi, Prabowo Subianto, kepada presiden terpilih, Joko Widodo, terkait dengan rekonsiliasi.

Rizieq bersama istri dan anaknya sudah lebih dari dua tahun menetap di Saudi. Perjalanannya ke Saudi terjadi setelah pihak kepolisian menjeratnya dengan sejumlah kasus hukum.

Akhir April 2017, ia pergi untuk ibadah umrah atau sepekan sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi bersama Firza Husein.

Pendukung Rizieq menuding ada pihak-pihak di dalam negeri yang mencegah sang imam besar untuk pulang, salah satunya karena unsur politik. Mereka bahkan menyebut ada peran intelijen yang membuat Rizieq masih tertahan di negeri kerajaan.

Pemerintah membantah hal tersebut dan menyebutkan bahwa kepulangan Rizieq itu terhalang oleh masalah izin tinggal yang kedaluwarsa atau overstay.

Duta Besar RI untuk Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menuturkan Rizieq memang sudah tak memiliki izin tinggal sah di Saudi sejak 20 Juli 2018 lalu.

Berdasarkan aturan imigrasi Saudi, Rizieq bisa terancam hukuman enam bulan penjara dan denda hingga 50 ribu riyal atau setara Rp194 juta karena izin tinggal kedaluwarsa.

Setiap warga asing atau ekspatriat yang melanggar izin tinggal di negara itu bisa dikenai denda 10 ribu riyal dan deportasi untuk pelanggaran pertama.

Pendukung Rizieq menuding ada pihak-pihak di dalam negeri yang mencegah sang imam besar untuk pulang, salah satunya karena unsur politik. Mereka bahkan menyebut ada peran intelijen yang membuat Rizieq masih tertahan di negeri kerajaan.

Pemerintah membantah hal tersebut dan menyebutkan bahwa kepulangan Rizieq itu terhalang oleh masalah izin tinggal yang kedaluwarsa atau overstay.

Duta Besar RI untuk Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menuturkan Rizieq memang sudah tak memiliki izin tinggal sah di Saudi sejak 20 Juli 2018 lalu.

Berdasarkan aturan imigrasi Saudi, Rizieq bisa terancam hukuman enam bulan penjara dan denda hingga 50 ribu riyal atau setara Rp194 juta karena izin tinggal kedaluwarsa.

Setiap warga asing atau ekspatriat yang melanggar izin tinggal di negara itu bisa dikenai denda 10 ribu riyal dan deportasi untuk pelanggaran pertama.

Dikutip Reuters, sanksi itu bisa meningkat menjadi denda 50 ribu dan kurungan 6 bulan bui jika diikuti tiga atau lebih pelanggaran keimigrasian lainnya.

Sementara itu, dilansir Saudi Gazette, ada tiga tahapan sanksi bagi pelanggar izin tinggal atau visa di Saudi. Individu tersebut akan dikenai denda 15 ribu riyal untuk pelanggaran izin tinggal pertama kali.

Denda tersebut akan naik menjadi 25 ribu riyal dan tambahan kurungan penjara selama 3 bulan jika individu melanggar untuk kedua kalinya.

Pelanggaran yang ketiga kalinya akan dikenakan denda 50 ribu riyal dan kurungan enam bulan penjara hingga deportasi.

Aturan yang tidak jauh berbeda juga dikenakan bagi para ekspatriat asing yang melanggar izin tinggal dengan visa kunjungan ke Saudi.

Selain denda, Rizieq juga terancam deportasi. Sebelum dideportasi, para pelanggar keimigrasian Saudi juga harus lebih dulu menghadapi penahanan di penjara sambil menunggu persidangan keimigrasian dan proses pemulangan.

Pelanggar izin tinggal Saudi pun terancam dilarang masuk kembali ke negara tersebut selama 5-10 tahun, hingga seumur hidup untuk kasus tertentu.

Meski begitu, pelanggar keimigrasian juga tak lantas bisa dideportasi begitu saja jika individu tersebut masih terkait masalah hukum lainnya di Saudi.

Agus mengatakan Rizieq harus membayar denda overstay dahulu jika ingin meninggalkan Saudi. Satu orang disebut harus membayar Rp110 juta.

“Ya bayar denda overstay (bila ingin keluar Arab Saudi). Satu orang Rp110 juta, kalau lima orang, ya, tinggal kalikan saja,” kata Agus saat dikonfirmasi, Rabu (10/7).

Agus mengatakan denda tersebut harus dibayar oleh Rizieq dengan catatan yang bersangkutan tak memiliki masalah hukum. Namun, ia tak tahu apakah Rizieq punya masalah hukum atau tidak di Saudi. (cnn)

Populer

Live Streaming Liga Italia: Hellas Verona Vs AC Milan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - AC Milan bakal bertandang ke Stadio Marc'Antonio Bentegodi melawan Hellas Verona pada pekan ketiga Liga Italia, Senin (16/9/2019) pukul 02.45 Wita...
video

VIDEO: Pemerintah Rebut Stadion Andi Mattalatta, Ahli Waris “Melawan”

SULSELSATU.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merebut hak penggunaan Stadion Andi Mattalatta. Pemprov Sulsel mulai bergerak untuk mengambil alih Stadion Mattoanging Makassar dari pihak Yayasan...

Warga Tamalatea Blokade Jalan Poros Jeneponto, Akses Makassar-Bantaeng Buntu

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Ratusan warga Ci'nong Kelurahan Tonro Kassi, Kecamatan Tamalatea, memblokade jalan poros Jeneponto. Aksi ini dilakukan mulai 09:30 pagi Wita. Informasi yang dihimpun, massa...
video

VIDEO: Pasangan Ini Kedapatan Berhubungan Intim di Pesawat

SULSELSATU.com - Pria dan wanita terpergok sedang melakukan hubungan intim di pesawat. Momen itu terjadi dalam penerbangan menuju Meksiko. Tanpa memedulikan keberadaan penumpang lain. Video Editor: Andi...

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...

KASN Ancam Laporkan Gubernur ke Presiden

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Asisten Komisioner Bidang Promosi dan Advokasi KASN,  Nurhasni angkat bicara terkait langkah yang diambil oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) terkait...

Laga Pencak Silat di Porkab Sinjai Ricuh, Ini Penjelasan KONI

SULSELSATU.com, SINJAI - Laga pencak silat di Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sinjai yang berlangsung di Gedung Sinjai Bersatu, Kamis (12/9/2019) ricuh. Atlet utusan dari...

Catat! Ini Jadwal Puasa Sunah di Bulan Muharram

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Tahun Baru 1 Muharram 1441 Hijriah akan jatuh 1 September mendatang. Umat Islam di seluruh dunia tentu bakal merayakan datangnya awal...

GALERI FOTO: Menteri ATR/Kepala BPN Buka Acara Rembuk Nasional Pertanahan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala BPN, Sofyan Djalil membuka Rembuk Nasional Pertanahan di Hotel Claro, Jalan Andi Pangerang Pettarani,...

Baca Juga

Tok! Revisi UU KPK Resmi Disahkan DPR

SULSELSATU.com, JAKARTA - Rancangan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) resmi disahkan menjadi undang-undang. Pengesahan dilakukan DPR dalam...

IPDN Bakal Realisasikan Program Pengabdian Masyarakat di Lutra

SULSELSATU.com, LUTRA - Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) akan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat perdesaan di Kabupaten Luwu Utara. Hal tersebut disampaikan...

Peringati World Clean up Day, Mapala UIN Alauddin Bersih-bersih Fasum

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Mahasiswa Pencinta Alam UIN Alauddin Makassar mempertingati world clean up day dengan cara membersihkan fasilitas-fasilitas umum. Kegiatan ini mengusung aksi utama melawan...
video

VIDEO: PKB Akan Survei Calon Kepala Daerah 12 Kabupaten dan Kota

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Sulsel bakal membuka penjaringan calon kepala daerah 12 kabupaten dan kota usai pelantikan Anggota DPRD Sulsel periode...

Terbaru

Jalin Silaturahmi, Dandim 1425 Jeneponto Gelar Family Gathering di Pantai Bira

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Puluhan Prajurit TNI dan pengurus Persit Kodim 1425 Jeneponto menggelar Family Gathering atau berkumpul bersama akhir pekan di Pantai Bira Bulukumba. Hal...

Jelang Pilwali, Iqbal Suhaeb Minta BPS Rampungkan Data Kependudukan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengingatkan Badan Pusat Statistik (BPS) agar merampungkan data kependudukan jelang Pilwali 2020. Ia mengibaratkan BPS sebagai...

Milad ke-53 KAHMI, Iqbal Harap Kekompakan Terjaga

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengharapkan di milad ke 53 tahun KAHMI tetap mampu menjaga kekompakan. Harapan itu disampaikannya saat menghadiri...

Diklatpim III Parepare Dinilai “Cacat”, DPRD Soroti Wali Kota

SULSELSATU.com, PAREPARE - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Rudi Najamuddin, menyoroti Pemerintah Daerah terkait kegiatan Pendidikan Pelatihan Pimpinan (Diklatpim) golongan III...
video

VIDEO: Neno Warisman Blak blakan Manfaatkan Reuni 212 untuk Prabowo

SULSELSATU.com – Neno Warisman mengakui momentum Reuni 212 menjadi kesempatan emas bagi pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo – Sandiaga untuk mendulang...